banner 728x90

Inilah Program Program Prioritas Desa Air Rayak

banner 468x60

 

TANJUNGpadiPANDAN-Pemerintahan Desa (Pemdes) terus berlomba-lomba membuat program prioritas untuk membangun desanya supaya lebih maju guna mensejahterakan warganya. Termasuk Pemerintahan Desa Air Rayak Kecamatan Tanjungpandan, tak mau kalah dari desa lainnya.

banner 300x250

Kepala Desa (Kades) Air Rayak Amrullah pada Belitong Ekspres Selasa (17/1) kemarin mengatakan, musyawarah desa (Musdes) di desa sudah dilaksanakan. Musdes tersebut bertujuan untuk menampung usulan masyarakat yang nantinya akan diusulkan pada Musyawarah Pembangunan Desa (Musrembangdes). Kemudian muncul program-program skala prioritas sesuai dengan keuangan desa.

Dijelaskanya, dari usulan Musdes untuk pembangunan Insfrastruktur ada pembangunan drainase, pembangunan jalan desa dan pembangunan lainya. Seain itu, ada juga program Pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan bidang pertanian, per

bengkelan, dan pelatihan lainya sesuai kebutuhan warga.

Menurut Amrullah, pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan warga. Sehingga, diharapkan dapat memunculkan para pengusaha yang mandiri guna meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di Desa Air Rayak khususnya.

Kata Amrullah, dalam Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes) juga ada rencana pembangunan kantor desa dan penunjang kantor lainya seperti kantor PKK, Kantor BPD. Namun, semua itu tergantung dari masyarakat nanti yang memutuskan.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk pembangunan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) saat ini sedang dalam pengumpulan data dan proses pembentukan. Sebab, didalamnya perlu ada unit-unit usaha yang akan dikerjakan oleh masyarakat desa.

“Dengan adanya BUMDes bukan tidak mungkin untuk menuju desa yang mandiri guna meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,”ujarnya.

Amrullah menjelaskan, penduduk warga Desa Air Rayak jumlahnya sekitar 9 ribu jiwa dengan 6 Dusun 43 RT dan 14 RW. Meski begitu, pemerintahan desa selalu berupaya merealisasikan apa yang menjadi keinginan dari masyarakatnya meski, tidak bisa diakomodir semua usulan tapi akan dilakukan secara bertahap.

“Jadi semua tahapan kita jalani ulai dari musyawarah desa dan seterusnya sehingga semua usulan benar-benar dari bawah ke atas. Kemudian disusun dalam APBDes dan diverifikasi di kecamatan sebelum menjadi Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP) untuk tahun 2017 ini,”pungkasnya. (mg1)

Related Search

banner 468x60
author

Author: