banner 728x90

Kebijakan Anggaran Hanya Rutinitas Ditepis

banner 468x60

PANGKALPINANG – Kecenderungan terjadinya Silpa tinggi seperti kebiasaan buruk yang selalu berulang dari tahun ke tahun. Salah satu biangnya yakni belanja publik yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Pemprov Babel) juga dinilai mengalami persoalan serupa dalam kebijakan anggaran. Namun hal itu ditampik Sekretaris Daerah (Sekda) Babel, Syahrudin. Menurutnya, kebijakan anggaran sudah dilakukan secara tepat sesuai arahan pusat.
“Kan sudah ada koridornya bahwa 10 persen dari anggaran APBD untuk pembangunan di bidang kesehatan, 20 persen untuk pendidikan, 30 persen untuk infrastruktur kan jelas. Sisanya untuk nawacita sebagaimana disampaikan Presiden bahwa membangun itu harus dari desa,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (24/9).
Disinggung bahwa anggota DPRD Babel menilai kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hanya bersifat rutinitas, dan tidak bersentuhan masyarakat. Lagi Syahrudin menampik tudingan tersebut.
“Banyak contohnya dibidang kelautan dan perikanan, pengadaan kapal dan sebagainya, di Kesra juga ada bantuan sosial, di Perhubungan. Jadi alangkah bagus kita lihat dulu datanya, mana yang bersifat belanja modal, mana untuk pembangunan hingga kita bisa bandingkan dari angka-angkanya,” tegasnya.
Setelah benar-benar melihat data, kata Syahrudin semua pihak bisa melihat kebijakan anggaran yang betul-betul bersentuhan dengan masyarakat.
“Porsi yang bersentuhan dengan masyarakat lebih besar dibanding belanja langsung,” tukasnya. (fiz)

banner 300x250

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: