banner 728x90

Kejari Beltim Tahan 3 Tersangka Kasus Buku

Tiga tersangka dimasukan ke mobil Tahanan Kejaksaan untuk dikirim Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Kamis (7/2) kemarin.

* Segera Disidangkan di Pengadilan Tipikor

iklan swissbell

belitongekpres.co.id MANGGAR – Kasus korupsi pengadaan buku di Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) tahun anggaran 2010 senilai Rp 3,4 miliar mulai dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Beltim, Kamis (7/2) kemarin.

Sebelumnya, kasus itu ditangani oleh unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Beltim sejak tahun 2014. Kemudian dilakukan pengembangan hingga pada tahun 2018, dan menyeret tiga tersangka baru, yaitu SN, RJ dan SH.

“Ketiga tersangka tersebut merupakan Tim Pemeriksa Barang pada kegiatan pengadaan buku tersebut. SN merupakan Ketua Tim Pemeriksa Barang,” kata Kasat Reskrim Polres Beltim, AKP Ferrey Hidayat, SIK kepada Belitong Ekspres.

Tiga tersangka ini diduga telah melakukan tindakan melanggar hukum dengan tidak melakukan pemeriksaan terhadap barang.

Namun mereka membuat berita acara bahawa barang itu sudah diperiksa dan dinyatakan lengkap.

Proses hukum ketiga tersangka kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan pada Kamis (7/2). “Hari ini (kemarin) dilaksanakan pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan. Seluruh Berkas perkara sudah lengkap,” ujar Ferrey.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Beltim, Widagdo, SH melalui Kasi Pidsus menyebutkan bahwa penyerahan tiga tersangka dan barang bukti dari kepolisian merupakan pelimpahan tahap dua.

“Hari ini kita terima limpahan tahap dua dari penyidik, kasus buku, dari pengadaan buku. Ini lanjutan dari kasus Ali Imron dan kawan-kawan,” terang Samsi kepada Belitong Ekspres ditemui usai memasukan ketiga tersangka ke mobil tahanan Kejaksaan.

Ketiga tersangka tersebut akan menjalani penahanan selama 20 hari di Rumah Tahanan (Rutan) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan. Penahanan ini sembari menunggu persiapan persidangan di pengadilan.

“Secepatnya akan kita limpahkan ke pengadilan. Di penyidik (Polres) tidak dilakukan penahan, tapi di kejaksaan dilakukan penahanan. Pertimbangan kita supaya proses persidangan cepat, karena sidangnya di Pengadilan Tipikor Pangkalpinang nanti,” kata Samsi.

Atas perbuatannya, kata Samsi ketiga tersangka dugaan pengadaan buku itu dijerat Pasal 2 dan Pasal 3, Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), dengan ancaman minimal 4 tahun penjara. (mg1)

Related Search

Tags:
author

Author: