banner 728x90

Kejurda Catur, Ajang Persiapan Atlit Porprov 2018

Bupati Beltim Yuslih Ihza mengambil langkah perdana pembukaan Kejurda Catur VII Provinsi Bangka Belitung yang diadakan selama sepekan ke depan.

MANGGAR – Cabang olahraga catur merupakan salah satu yang akan dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung, 24 November – 4 Desember 2018. Karenanya, pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) mengadakan Kejuaraan daerah VII sebagai ajang persiapan bagi atlit-atlit Kabupaten/Kota se Bangka Belitung.

Kabupaten Belitung Timur (Beltim) ditunjuk sebagai tuan rumah Kejurda Catur VII yang berlangsung tanggal 2-5 Oktober 2018. Pembukaan Kejurda dihadiri Wakil Ketua Umum I KONI Babel Faisal Madani, Bupati Beltim Yuslih Ihza, Ketua Harian Percasi Babel AKBP Erwin Siboro S.Ik, Ketua Percasi Beltim Ferizal dan unsur pimpinan daerah Kabupaten Beltim.

Ketua Harian Percasi Babel, Erwin Siboro dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih karena Pemda Beltim bersedia menjadi tuan rumah Kejurda. Selain mengenalkan Kabupaten Beltim, Kejurda juga memberikan kesempatan bagi atlit bersaing dalam kejuaraan resmi tingkat Provinsi.

“Saya sangat berterima kasih bisa diadakan disini. Sebagai Ketua Harian saya berharap setiap atlit harus memanfaatkan Kejurda untuk berprestasi,” ujar Erwin.

Kejurda juga merupakan upaya pengurus Percasi mengenalkan olahraga catur sebagai olahraga prestasi. Percasi Babel juga berkepentingan mengangkat atlit di Babel agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi.

“Ini juga persiapan Porprov yang akan dilaksanakan di Koba. Saya harap selama pelaksanaan Kejurda, seluruh atlit dapat menjaga kekompakan. Jangan gara-gara turnamen berkelahi. Menang kalah lumrah, kualitas kita mungkin bukan disini tapi ditempat lain,” kata Erwin.

Wakil Ketua Umum I KONI Babel, Faisal Madani mengatakan Kejurda merupakan anjangsana kejuaraan. Karenanya, kejuaraan jangan dianggap rekreasi tapi merupakan ajang mencari prestasi.

“Hari ini ajang ujicoba setiap atlit dalam mempersiapkan diri. Harapan kami manfaatkan waktu sebaik-baiknya, kalaupun masih menimba ilmu boleh bertanya kepada senior yang ada,” ujar Faisal.

Faisal mengingatkan, menjelang Porprov agar seluruh pengurus Percasi Kabupaten/Kota mempersiapkan struktur organisasi dengan baik. Hal ini disampaikan agar atlit tidak dirugikan karena gagal bertanding akibat ketidaksiapan pengurus.

“Perlu saya sampaikan kepada atlit dan pengurus KONI jangan sampai nanti atlit siap bertanding tapi organisasi sudah tidak berfungsi lagi. Karena pada saat Porprov tidak bisa ikut bertanding. Ada beberapa Kabupaten yang sudah tidak berfungsi lagi. Oleh karena itu segera saya minta membentuk musyawarah dan kita buatkan SK selagi ada waktu. Kalau tidak diingatkan, kasihan atlitnya tidak bisa ikut serta,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Beltim Yuslih Ihza menekankan olahraga catur memiliki filosofi kehidupan sehari-hari. Setiap bidak catur memiliki karakter yang mencerminkan kehidupan.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini (Kejurda) dan mengharapkan Kejurda dapat menjadi ajang penjaringan dan pembinaan bakat atlit. Hasil dari turnamen ini diharapkan akan mampu mencetak atlit-atlit catur yang mampu bertarung dan berpotensi untuk diikutkan pada ajang pertandingan yang lebih tinggi,” ucap Yuslih. (msi)

Related Search

Tags:
author

Author: