banner 728x90

Kini Terdapat 16.054 UMKM di Belitung

*Dampak dari Menggeliatnya Sektor Pariwisata

UKM

Salah seorang pegawai PLUT KUMKM Belitung saat menunjukan produk-produk olahan para UKM. Foto : reza/be

TANJUNGPANDAN – Menggeliatnya sektor pariwisata di Negeri Laskar Pelangi membuat pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten belitung semakin bergairah. Data yang tercatat di Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga kerja, saat ini terdapat 16.054 UMKM di Kabupaten Belitung.

Kepala Bidang (Kabid) Koperasi KUKM dan Pimpinan PLUT KUMKM Kabupaten Belitung Mula Samosir mengatakan, para pelaku usaha kecil menengah di Kabupaten Belitung terus tumbuh. Hal ini juga berjalan lurus dengan majunya sektor pariwisata.

“Secara keseluruhan, dari data yang tercatat terdapat 16.054 pelaku UKM di Kabupaten Belitung dan pelaku UKM yang sudah memiliki izin IUKM sebanyak 1.854,” ujar pria yang akrap disapa Mula kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Menurut Mula, terus tumbuhnya UKM ini merupakan sesuatu yang baik. Sebab, ekonomi kerakyatan yang berbasis UKM akan menopang perekonomian suatu daerah.

UKM yang terus tumbuh masih didominasi oleh sektor perdagangan dan jasa seperti toko kelontong, industri kerajinan, kuliner serta usaha dan jasa-jasa lainnya.

“Untuk home industri masih paling banyak berada di Kecamatan Tanjungpandan dan biasanya menjelang hari raya keagamaan. Seperti, Hari Raya Idul Fitri produksi yang akan meningkat seperti industri makanan dan minuman,” kata pria berkumis tipis ini.

Oleh sebab itu kata Mula, pihaknya terus berupaya memberikan pembinaan dan pembimbingan kepada UKM-UKM tersebut. Itu guna mendorong mereka (UKM-red) untuk membuat produk makan yang sesuai dengan selera konsumen terutama untuk mencukupi kebutuhan hari raya.

“Kita terus bekerja dan berupaya memberikan pembinaan dan bimbingan terhadap pelaku UKM sehingga produk yang dihasilkan menjadi layak di konsumsi, higienis dan mempunyai daya tarik sesuai dengan selera konsumen,” ucapnya.

Ditambahkan Mula, kedepannya para pelaku UKM di Kabupaten Belitung akan terus tumbuh seiring terus maju dan berkembang nya sektor pariwisata. Jadi ia berharap peran UKM-UKM untuk selalu aktif menciptakan idea dan gagasan baru.

“Baik itu inovasi dalam pembuatan cinderamata serta variasi macam-macam jenis kuliner khas belitung,”katanya.

Selain itu, dirinya juga mengharapkan adanya sinergitas antara pelaku UKM, pelaku jasa wisata termasuk travel, home stay dan penginapan untuk memiliki standarisasi harga. Sehingga, nanti ada satu kesatuan harga dalam memasarkan produk atau jasa mereka.

“Memang mekanisme pasar tergantung pada pelaku usahanya. Namun, pihak pemerintah mengharapkan adanya standarisasi harga yang seragam karena, pangsa pasar kita di dominasi oleh wisatawan. Selain itu diharapkan autlet maupun pelaku UKM untuk sama-sama menjaga stabilitas harga, sehingga tidak terjadi komplen dari para konsumen,” tandas Mula. (rez)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: