banner 728x90

Komisioner KPU Beltim, Arpan Arbaie Tutup Usia

MANGGAR – KPU Belitung Timur (Beltim) berduka.  Pasalnya satu anggotanya, Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan Pemilu, Arpan Arbaie, meninggal dunia di RS Utama Tanjung Pandan Kabupaten Belitung, pada pukul 01.35 WIB dini hari Selasa (11/4) kemarin.

Arpan yang akrab disapa pak Haji ini meninggal pada usia ke 63, adalah sosok paling senior di jajaran KPU Beltim.  Ia sendiri sudah dianggap seperti ayah di lingkungan kerjanya.

Ketua KPU Beltim Pirmawan menuturkan, Arpan Arbaie dikenal sebagai sosok yang dituakan di KPU Beltim.   Ia juga dikenal sebagai sosok yang tak pernah mengeluh.   Dan, bagi Pirmawan, almarhum sudah dianggap seperti Ayah di KPU Beltim.
“Beliau sudah kami anggap sebagai orangtua dan dimintai pandangannya.   Almarhum sosok yang baik, bertanggungjawab dengan pekerjaannya, dan mudah dalam bekerja sama dalam komposisi komisioner KPU Beltim,” ungkap Pirmawan, Selasa (11/4) kemarin.

Pirmawan juga mengatakan, bahwa Almarhum Arpan tak pernah mengeluh soal kondisi kesehatannya.  Adapun kegiatan terakhir yang diikuti Almarhum terkait tugasnya adalah mengikuti kegiatan evaluasi KPU di Hotel Bahamas, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, tepatnya pekan lalu.  Saat itu, almarhum satu kamar dengan Ketua KPU Beltim Pirmawan.

“Pada rapat itu kami laksanakan hingga malam hari.  Dan pagi-pagi beliau bilang tidak bisa tidur katanya.  Tapi tidak ada mau apa atau bagaimana.  Badan tidak sehat, mungkin dianggapnya masuk angin.  Pulangnya juga satu mobil dengan saya,  Beliau juga tidak cerita kondisi beliau sakit apa selama di mobil. hingga almarhum tertidur di mobil, pada Jumat (7/4) lalu,” cerita Pirmawan.

Dikatakan Pirmawan, Arpan Arbaie kemudian dibawa ke RS Utama Tanjungpandan. Sebelumnya Almarhum juga sempat meminta istrinya agar menyampaikan bahwa Beliau belum bisa masuk kerja.  “Kami sempat besuk beliau semalam Beliau sedang istirahat, tapi sebelumnya juga sudah meminta istrinya agar menyampaikan bahwa Beliau belum bisa masuk kerja,” ucap Pirmawan.

Senada juga disampaikan Komisionir KPU Beltim lainnya, Rizky Komisionir KPU Beltim Divisi Data Pemilih. Rizky mengatakan, setelah mengikuti acara evaluasi Pilkada Serentak 2017 di Tanjung Pandan, pekan lalu, Almarhum sempat dirawat di RS.Utama Tanjung Pandan. Dan Rizky juga sempat menjenguk Almarhum Arpan di rumah sakit tersebut.   “Kami pun sempat Jenguk Almarhum, dan kondisinya saat itu belum stabil dan belum dapat banyak bicara. Dengan keluhannya Penyakit Jantung. Dan, dini hari tadi. Saya dapat kabar lewat grup Whats App komisioner KPUD Beltim, Almarhum sudah tiada pukul 01.35 WIB,” terang Rizky.

Almarhum Arpan Arbaie tutup usia di usia 63 tahun dan meninggalkan satu Istri dan dua orang anak. Alumnus Akademi Teknologi Nasional Bandung itu telah menjadi anggota KPU Beltim untuk dua periode, yakni 2008-2013 dan 2013-2018. Sebelumnya lelaki kelahiran Manggar, 10 Desember 1953 itu sempat berkarir di Direktur Cabang Konsultan Teknik PT.Pedicinal Pontianak 1979-2007. (feb)

Related Search

Tags:
author

Author: