banner 728x90

KPU Beltim Masih Tunggu Soal Revisi Harga Sortir

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur masih menunggu hasil revisi harga sortir dan lipat surat suara untuk pemilu 2019.

Revisi tersebut ditunggu mengingat harga satuan sortir dan lipat surat suara saat ini sangat jauh dibawah harga sebelumnya.

“Untuk harga sortir dan lipat, kami saat ini sedang revisi di tingkat KPU RI. Jadi saya tidak bisa menyampaikan berapa (harga), karena revisi ini kami belum tau akan disetujui atau tidak.

Sebab menurut daftar isian pelaksanaan anggaran (dipa) sangat minim,” ungkap Ketua KPU Beltim, Rizal.

Menurut Rizal, pada perhelatan pemilu sebelumnya harga sortir mencapai Rp 200 per lembar. Namun harga yang diakomodir anggaran pemilu 2019 hanya di bawah Rp100.

“Jadi kami sempat terkejut, bukan hanya Beltim tapi se Indonesia. Kita sudah mengkomunikasikan dengan seluruh divisi logistik,” kata Rizal.

Namun Rizal menegaskan, jika revisi belum juga disetujui dan surat suara telah diterima maka anggaran yang tersedia tetap dimaksimalkan.

“Kalau sudah ada dropping, kami tetap akan memaksimalkan anggaran yang ada. Karena kita juga sudah sangat berterima kasih sekali karena masyarakat sudah mau berpartisipasi untuk kegiatan sortir dan lipat,” katanya lagi.

Menurut Rizal, dengan jumlah surat suara untuk lima kotak pemilihan, KPUD akan menyiapkan setidaknya sekitar 80 orang petugas sortir dan lipat. Nantinya akan dibagi pula menjadi 10 grup agar surat suara sesegera mungkin terselesaikan.

“Kami merekrut lebih kurang 80 an orang, 10 grup dan itu juga ketika memang surat suara datangnya agak telat kita bisa menambah grup karena kita dikejar tenggat waktu,” sebut Rizal.

KPU menargetkan surat suara akan disortir lebih kurang 10 hari. Perhitungan waktu yang diperkirakan KPU mengingat pihaknya ingin punya cukup waktu sebelum hari pemungutan tiba.

“Memang kami ingin punya spare waktu cukup untuk memasukan kedalam sampul dan mendistribusikannya ke TPS.

Mengingat ini bukan satu pemilihan tapi keseluruhan dikali 4 kali kerja. Sortir dan pelipatan terus memasukkan kedalam sampul dan masing-masing kotak,” ujar Rizal.

“Kami optimis itu selesai satu minggu sebelum pemilihan karena yang sudah-sudah divisi logisitik selalu memberikan waktu luang untuk mengecek selama satu minggu terkait kelengkapan TPS, surat suara maupun kelengkapan lainnya yang dibutuhkan pungut hitung,” tukasnya. (msi)

Related Search

Tags:
author

Author: