banner 728x90

KPU Persiapkan Kemungkinan Penambahan TPS

banner 468x60

MANGGAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melalui PPK/PPS mempersiapkan kemungkinan penambahan TPS pada Pemilu 2019. Sesuai tahapan yang disusun Divisi Perencanaan dan Data, tanggal 20-21 Maret dialokasikan untuk persiapan penghitungan jumlah TPS.

“Ini merupakan rangkaian kegiatan mutarlih dalam arti untuk melengkapi kebutuhan Pantarlih (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) Kabupaten beltim. Prinsipnya, satu Pantarlih satu TPS,” ungkap Koordinator Divisi Perencanaan dan Data KPUD Beltim Rizky Rinaldi kepada Belitong Ekspres, Rabu (21/3) kemarin.

banner 300x250

Selain mempedomani Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, kata Rizky, koordinasi PPK dan PPS selaku panitia Adhoc di bawah KPU mengacu pada surat edaran nomor 263 yang meminta KPU membentuk Pantarlih terhitung sejak tanggal 10 Maret hingga 11 April 2018.

“Korelasinya dengan kami, data pemilih terkait dengan rancangan draf PKPU yang mengakomodir 300 pemilih per TPS, maksimal. Dengan dasar itu, kami merencanakan kebutuhan TPS berdasarkan jumlah pemilih maksimal dalam tiap TPS,” ujarnya lagi.

Rizky mengaku, KPU memang telah menyiapkan dua usulan terkait jumlah pemilih per TPS. Yaitu, tetap mempertahankan jumlah TPS pada pemilu sebelumnya sebanyak 242 atau menambah TPS dengan pembagian 300 pemilih per TPS.

“Kita ada dua bentuk usulan. Pertama kita tetap dengan 242 TPS kalau memang Undang-Undang dan PKPU tidak berubah. Tapi kalau berdasarkan draf PKPU yang kami terima dari pusat, bahwa drafnya 300 per TPS maka kita juga harus menyesuaikan dalam tiap TPS kita. TPS kita rata-rata 400 sampai 500 pemilih, jadi ada kelebihan di masing-masing TPS,” terang Rizky.

“Untuk itulah kami berinisiatif selain draf 242 (TPS) dipertahankan kami juga berencana menyiapkan jika kalau 300 pemilih per TPS itu diundangkan peraturannya. Itu adalah kegiatan internal KPU dan jajaran adhoc PPK maupun PPS, jadi bukan sosialisasi tapi koordinasi kami,” imbuhnya.

Menurut Rizky, PPK dan PPS adalah perpanjangan tangan KPU yang paling mengetahui kondisi lapangan. Sehingga pelibatan mereka sangat diperlukan agar kegiatan sejalan dengan Undang-Undang dan peraturan lainnya.

“Mereka (PPK dan PPS) yang tahu lokasi dan kontur wilayah geografis serta penduduk pemilih itu adalah kawan-kawan PPK dan PPS. Kami minta bantuan mereka bagaimana kita mempersiapkan jika PKPU tentang pemutakhiran disahkan yang membawa draf 300 pemilih per TPS,” tukasnya. (msi)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: