banner 728x90

KRIMINAL Setubuhi Anak Dibawah Umur, Edi Dipolisikan

TANJUNGPANDAN-Mungkin ini peringatan bagi para orang tua agar lebih ketat dan keras mengawasi anaknya dalam pergaulan. Sebab, kalau lolos terlibat dalam pergaulan bebas, bisa membuat sang anak jadi korban tindakan asusila. Ini dialami Melati (15)-bukan nama sebearnya, warga Jalan Air Rembikang, Sijuk.

Tak terima anaknya disetubuhi Edi (20) warga Air Ketekok, Bunie (38) ayah Melati melaporkan perbuatan Edi ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan Perempuan Perlindungan Anak (PPA) Polres Belitung, Selasa (26/1) kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, korban melakukan hubungan layaknya suami istri itu, sebanyak kurang lebih sepuluh kali dengan terlapor. Lebih parah lagi, keduanya melakukan hubungan terlarang itu di rumah Melati saat kondisi rumah sepi.

Kanit PPA Polres Belitung Brigadir Lartha SH seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, dirinya sudah menerima adanya laporan itu. Katanya, saat ini ia masih memeriksa korban.

“Dari pengakuannya, dia (Melati,red) sudah hampir sepuluh kali melakukan hubungan terlarang itu, tanpa sepengetahuan orang tuanya,” ujar Brigadir Lartha kepada Belitong Ekspres, Selasa (26/1) kemarin di ruang PPA Polres Belitung.

Keduanya melakukan perbuataan terlarang itu, pertama kali terjadi pada Maret 2015 lalu, di kediaman terlapor saat kondisi rumahnya sepi. Dijelaskan Lartha, terakhir keduanya melakukan pebuatan itu pada 6 Januari lalu.

Peristiwa ini terungkap beberapa hari lalu. Diungkapkan Lartha, saat itu orang tua Melati curiga dengan gerak-gerik anaknya serta kondisi tubuhnya yang mulai agak melar, meski belum diketahui saat ini korban hamil atau tidak.

“Orang tuanya melihat anaknya sering murung di kamar. Selain itu, dia tidak pernah ngomong dengan orang tuanya, bahkan seharian wanita putus sekolah ini kegiatan sehari-hari hanya bermain hape,” ungkapnya.

Setelah itu, kedua orang tuanya menanyakan. Tapi sang anak tidak mau berkata jujur. Bahkan orang tua Melati sempat mengancam akan melakukan visum kepada anaknya jika tidak mengaku.

“Setelah ditekan akhirnya Melati mengakui bahwa ia sudah melakukan perbuatan terlarang itu dengan Edi. Sebelumnya, orang tua Melati sempat mengetahui hubungan dia dengan Edi,  sebatas pacaran,” katanya.

Kaget dengan ungkapan Melati, kedua orang tuanya melaporkan ke Polres Belitung. “Korban sudah dilakukan visum, namun hasilnya belum keluar. Tindakan kepolisian selanjutnya akan memanggil terlapor dalam waktu dekat ini,” pungkasnya. (kin)

Related Search

Tags:
author

Author: