banner 728x90

Kunjungan Wisatawan Ke Beltim Meningkat

//Tahun 2018, Disbudpar Bangun Amfiteater

MANGGAR – Jumlah kunjungan wisatawan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus mengalami peningkatan. Untuk lebih banyak lagi menggaet wisatawan berkunjung, tahun 2018 ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan memfokuskan ke pengembangan desa wisata dan wisata alam.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Beltim mencatat sepanjang tahun 2017 total wisatawan yang datang ke Kabupaten Satu Hati Bangun Negeri mencapai 250.326 orang. Jumlah ini meningkat 7,4 persen dibanding tahun 2016 yang mencapai 232.871 orang.

Peningkatan signifikan bahkan dialami oleh kunjungan wisatawan asing. Dari 2.443 orang di tahun 2016, meningkat menjadi 3.612 orang pada tahun 2017.

“Data ini kita peroleh dari agen tour dan travel, tingkat hunian hotel, destinasi wisata dan kunjungan ke Kantor Disbudpar. Tiap tahun kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan,” ungkap Kepala Disbudpar Beltim, Helly Chandra di ruang kerjanya, Selasa (9/1).

Peningkatan wisatawan juga dialami oleh kunjungan ke Objek Wisata Unik Ngenjungak (OWUN) di Kantor Disbudpar. Tahun 2016 lalu, wisatawan yang berkunjung mencapai 15.157 orang, sedangkan di tahun 2018 meningkat menjadi 22.182 orang.

Tahun 2018 ini Disbudpar akan memfokuskan pengembangan desa wisata dan wisata alam yang ada di Kabupaten Beltim. Setidaknya ada lima desa yang akan jadi sasaran, Desa Burung Mandi, Desa Buku Limau, Desa Lalang, Desa Lenggang dan Desa Senyubuk.

“Desa-desa yang kita fokuskan merupakan desa-desa yang mempunyai objek wisata unggulan. Di sana peran serta masyarakat dan aparatur desa benar-benar dilibatkan untuk menyiapkan home stay dan wisata alam yang ada,” kata Helly.

Untuk pengembangan desa wisata khususnya homestay tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah memberikan bantuan pengembangan berupa selimut, sprai, handuk, hordeng serta kelengkapan lainnya. Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pun memberikan bantuan untuk perbaikan kamar dan toilet homestay.

“Kita membantu pengembangan fasiltas di lima desa ini, pengembangan, promosi di destinasi atau objeknya. Makanya kita minta juga agar jika berkunjung ke Open Pit atau objek lainnya nanti diupload ke media sosial,” pinta Helly.

Terkait kendala, Helly menyebutkan jika masalah keterbatasan lahan tetap jadi penghalang pengembangan objek wisata. Mayoritas lahan di objek wisata dimiliki oleh masyarakat dan korporasi.

“Contohnya saja di Desa Senyubuk, itu kan ada di atas IUP perusahaan. Kita tidak bisa mengembangkan, makanya kita dorong masyarakat yang bermain baik. Mereka bisa pinjam pakai baik lahan perusahaan atau hutan lindungnya,” ujar Helly.

Tahun 2018, Disbudpar Bangun Amfiteater

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur akan membangun sebuah Amfiteater untuk pertunjukan seni dan budaya. Diharapkan awal tahun 2018 ini lelang proyek akan laksanakan sehingga pada pertengahan tahun 2018, Amfiteater sudah bisa digunakan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Helly Chandra mengungkapkan anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp 1,2 miliar. Anggaran berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pariwisata dan ekonomi Kreatif.

“Tempatnya persis di depan kantor kita. Mudah-mudahan nanti pas DPA keluar kita sudah bisa lelang, pertengahan Januari atau awal Februari,” ungkap Helly kepada Diskominfo Beltim, Selasa (9/1).

Sesuai dengan Rencana Umum Pengadaan, amfiteather akan dibangun dengan semi lingkaran menyerupai stadion namun tanpa atap. Bangunan diperkirakan dapat menampung kapasitas 200 orang penonton. “Gak pakai penutup, kan ruang terbuka hijau. Paling kita buatkan semacam podium agar penonton tak kepanasan,” kata Helly.

Nantinya pertunjukan seni untuk wisatawan akan dipusatkan di amfiteater. Untuk awal, penonton tidak akan dipungut biaya. “Pertunjukan seninya gratis dulu, tapi nanti kita kerjasama dengan dinas terkait seperti perindustrian atau koperasi untuk mengundang umkm biar dapat berjualan,” ujarnya (msi/@2!)

Related Search

Tags:
author

Author: