banner 728x90

Kurangi Resiko Banjir, Pemkot Canangkan 1.000 Biopori

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mencanangkan program 1.000 lubang resapan air (biopori).

Pencanangan langsung dipimpin oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian di halaman Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Kota Pangkalpinang di sela-sela apel mingguan, Senin (8/4).

Dia berharap pembuatan biopori ini tidak hanya dilakukan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja, melainkan bisa dilaksanakan di skala rumah tangga.

“Karena biopori yang dilakukan secara simbolis ini, tidak ada arti apa-apa kalau hanya kita mengandalkan kegiatan hari ini.

Jadi perlu partisipasi masyarakat dan melalui pencanangan ini minimal bisa menggugah dan menambah semangat ASN di Kota Pangkalpinang untuk membuat biopori yang ada di lingkungannya,” ujar Sopian.

Sopian menjelaskan, biopori bertujuan untuk resapan air. Dengan adanya biopori, setidaknya bisa mengurangi resiko banjir. Apalagi di beberapa wilayah yang ada di Pangkalpinang masih menjadi titik rawan banjir hingga kini.

“Biopori ini supaya air hujan dari atas langit tidak tergenang di permukaan bumi namun melalui biopori akan terserap cepat ke bumi.

Jadi, saya harap ASN mengerti apa itu biopori. Jangan sampai masyarakat bertanya apa sih biopori, ASN tidak tahu apa itu biopori,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Drs. Iwansyah menambahkan, setelah pencanangan ini, pembuatan biopori akan disebarkan di tujuh kecamatan, khususnya di daerah yang rawan banjir ataupun tergenang air ketika hujan deras.

“Nanti kita akan koordinasi dengan kecamatan dan kelurahan di lokasi -okasi mana yang dapat kita minimalisir genangan airnya,” kata Iwansyah.

Iwansyah menjelaskan bahwa selain berfungsi sebagai resapan air, biopori juga bisa sebagai lubang pengomposan.
“Ya daun-daun juga bisa dimasukkan, untuk dijadikan kompos, tapi yang utama sebagai sarana resapan air.

Target kita 1.000 lubang karena kita sinkronkan dengan jargon kota Pangkalpinang yakni kota beribu senyuman, meski pada prinsipnya lubang yang akan kita buat lebih dari itu,” pungkasnya. (pas)

Related Search

Tags:
author

Author: