banner 728x90

Lagi, Pol PP Razia Warnet

banner 468x60

//Temukan Pelajar Ngegame Sampai Larut Malam

TANJUNGPANDAN – Lagi, SatpolPP Kabupaten Belitung razia ke sejumlah warnet di sekitar Kecamatan Tanjungpandan. Razia yang dilaksanakan bersama Polsek Tanjungpandan bersama Polsek Tanjungpandan, dan dinas instansi terkait, Selasa (5/12) malam lalu, merupakan tindaklanjut hasil pengecekan lapangan, atas maraknya warnet yang buka hingga larut malam. Hasilnya, Tim Gabungan ini menemukan sejumlah pelajar asyik bermain game hingga larut malam.
Bukan tanpa alasan tim gabungan merazia di warnet, sebab disinyalir dijadikan tempat nongkrong pelajar, dan diduga untuk mengkonsumsi obat destro, obat batuk sachet, dan minum-minum beralkohol. Terbukti saat penertiban pekan lalu, SatpolPP Kabupaten Belitung menemukan sejumlah pelajar yang ‘Ngefly.’
Kasatpol PP Kabupaten Belitung Alkar menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari hasil pengecekan yang dilakukan jajarannya, atas maraknya warnet di Tanjungpandan yang buka hingga larut malam. Saat dilakukan razia, tim melakukan pemeriksaan masih ditemui banyaknya anak sekolah yang berkeliaran malam hari.
Kata Alkar, Tindakan yang dilakukan tim pada malam itu, memberikan teguran terhadap anak-anak yang mengaku masih berstatus pelajar SMP. Setelah itu, mereka langsung dipulangkan. Tim Gabungan juga menegur agar (Warnet) tutup sesuai batas waktu. Serta tak memberi izin main bagi para anak-anak yang masuk ke warnet diatas Pukul 22.00 WIB.
“Untuk sementara hanya teguran yang diberikan. Namun, ke depan jika pemilik warnet masih bandel, maka kita akan berikan tindakan tegas,” kata Alkar kepada Belitong Ekspres, Rabu (6/12) kemarin.
Sementara itu, PRM yang mengaku salah satu pelajar di SMP Negeri di Tanjungpandan ini mengatakan, dirinya hampir tiap malam main game di tempat ini. “Kalau main game pada malam hari, tapi Jam 11 malam sudah pulang,” katanya.(kin)

banner 300x250

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Lagi, Pol PP Razia Warnet,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: