banner 728x90

Masih Pelajar Main Ganja, Ketangkap!

banner 468x60

Pelajar beserta barang bukti saat diamankan di Mapolres.

belitongekspres.co.id, Kasus peredaran narkoba di wilayah hukum Bangka Tengah kembali berhasil diungkap. Salah seorang pemuda berinisial Rk (20) diamankan Tim Restik Polres Bangka Tengah (Bateng) pada Selasa (12/09) kemarin. Ironisnya, pelaku masih berstatus siswa SMA di Bateng. Dari penangkapan terhadap Rk ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti, berupa dua paket yang diduga narkoba jenis ganja. Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Bateng guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

banner 300x250

Informasi yang dihimpun Babel Pos, terungkapnya peredaran barang haram ini setelah adanya informasi yang didapat dari masyarakat yang melaporkan adanya transaksi narkoba diduga jenis ganja di sekitar Kelurahan Koba.

Informasi inipun langsung ditindaklanjuti Tim Restik Polres Bateng dengan segera melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan ini berhasil diamankan Rk beserta barang bukti yang diduga narkoba jenis ganja. Rk dibekuk di kediaman orang tuanya yang terletak di Jalan Listrik Kota Koba pada Selasa (12/09) pekan kemarin sekitar pukul 19.30 WIB.

Dari tangan pelaku, berhasil diamankan dua paket yang diduga narkoba jenis ganja, uang pecahan Rp. 50.000 sebanyak 1 lembar, satu kotak rokok merk Dunhil Mild warna hitam, satu buah plastik kacang merk Dua Kelinci, satu buah ponsel merk Nokia dan satu unit sepeda motor Honda Bead warna hitam.

Kasat Res Narkoba Polres Bateng, AKP. Raden Hasir seizin Kapolres Bateng AKBP. Frenky Yusandhy saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus peredaran narkoba jenis ganja ini. Dikatakannya, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bateng. “Saat ini tersangka sedang kita lakukan pemeriksaan untuk pengembangan lebih lanjut,” ujarnya saat dijumpai Rabu (13/09) kemarin
Raden menyesalkan peredaran narkoba kian meluas hingga mengancam kalangan anak-anak dan pelajar.

Menurutnya, hal ini harus dicegah dan diberantas agar tidak ada lagi pelajar yang menjadi korban penyalahgunaan. “Tentu sangat memperihatinkan adanya anak-anak dibawah umur yang tersangkut kasus narkoba diw ilayah hukum kita,” ucapnya.

Ia pun berkomitmen untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang mengancam anak-anak sebagai generasi penerus bangsa tersebut. Karena dampak kedepan akan banyak pelajar yang menjadi korban, baik sebagai pemakai maupun sebagai pengedar. “Upaya pencegahan dan pemberantasan ini bukan hanya tugas Satres Narkoba Polres Bateng saja, tetapi merupakan tugas kita bersama. Makanya, saya harapkan bantuan dan peran aktif dari semua pihak, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, elemen masyarakat dan pihak sekolah untuk sama-sama perangi narkoba,” harapnya.

Lebih lanjut Raden juga menghimbau kepada para orang tua agar dapat bersikap disiplin dalam menjaga dan mengawasi anak-anaknya supaya tidak bebas bergaul dan berteman, terutama kepada orang lain yang belum dikenal. “Para orang tua harus mawas diri dan menjaga anak-anaknya karena narkoba bisa masuk ke kalangan mana saja. Jadi, orang tua lah yang utama mengingatkan anak-anaknya,” ingatnya. (mg1)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: