banner 728x90

Member Dapat Uang Hingga Ratusan Juta Hasil Kompensasi Rekrut Nasabah Arisan DSP

banner 468x60

JPU Kajari Beltim saat menyiapkan berkas sebelum persidangan, kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Para member arisan Destari Sulius Putri (DSP) mendapat keuntungan hingga ratusan juta dari hasil kompensasi kinerjanya. Yakni, mencari sebanyak-banyak para nasabah arisan tersebut.

banner 300x250

Hal Itu diungkapkan Hilda, salah satu dari 10 member arisan dalam sidang yang mengagendakan keterangan saksi-saksi di ruang Sidang Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan, di Jalan Sriwijaya, Tanjungpandan, Selasa, (12/9) kemarin.

Menurut Hilda, awalnya ia diajak oleh rekan untuk gabung menjadi member. Ia menjalankan tugas yang diperintah oleh Destari (onwer arisan DSP) untuk mencari nasabah sebanyak-banyaknya.

Bahkan, Hilda mampu mengajak nasabah yang mayoritas rekanannnya hingga mencapai ratusan orang. Dari situlah ia memperoleh keuntungan sangat fantastis, yakni kurang lebih Rp 103 juta, dari DSP itu.

Namun, dari ratusan nasabahnya, hanya beberapa orang yang menarik atau mendapat tarikan arisan itu. Hingga, akhirnya pengikut-pengikut Hilda yang lain menanyakan kepadanya kapan narik.

Merasa tidak nyaman dengan rekan-rekannya, akhirnya ia berusaha untuk bertemu dengan Onwer DSP Destari dan Al Fajar. Hingga, akhirnya terjadilah pertemuan seluruh member dengan Al Fajar di salah satu kawasan Beltim.

Saat bertemu dengan Al Fajar, dia menanyakan kapan uang dari nasabahnya akan cair. Lalu, kata Hilda, dana itu belum bisa keluar lantaran, ada beberapa kendala. Salah satunya laptop DSP mengalami kerusakan.

Setelah itu, dia mengabarkan ke nasabahnya. Tak selang lama, akhirnya kasus ini sudah heboh di Beltim. Ketika ditanyai Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung Timur (Beltim) Samsi Thalib, mengenai alasan utama ia tertarik menjadi member, wanita ini mengaku lantaran aman.

Sebab, sebelum ia menjadi member sudah diberitahu oleh onwer bahwa arisan ini aman. Bahkan, katanya kalau mengalami kemacetan, dana dari uang yang sudah disetor akan dikembalikan kepada nasabahnya. Itulah alasan Hilda untuk ikut di arisan DSP.

Dalam sidang ini, tidak hanya Hilda yang menjadi saksi, melainkan ada sembilan member lain. Yakni, Septiani, Purniawati, Nova, Deki Novriansa, Sri Ernawati, Hasana, Melika Oktavia, dan Leni.

Senada dengan Hilda, ke sembilan saksi lainnya mengungkapkan hal yang sama. Namun, hanya keuntungan dan jumlah nasabah yang berbeda. Mereka mendapat kompensasi dari kerjanya rata-rata puluhan juta, dari ratusan nasabahnya.

Salah satunya, Sri Ernawati. Waníta ini mendapatkan keuntungan Rp 50 juta dari DSP. Dia mengungkapkan alasan utama merapat ke Destari dan Al Fajar ini, lantaran katanya arisan tersebut aman dan tidak ada masalah dengan hukum. (kin)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: