banner 728x90

Menpar RI Nikmat Pertunjukan Orkestra Musik Tradisional

MANGGAR – Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya hadir pada Orkestra Musik Tradisional menyemarak kan momen Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), tepatnya di Pantai Nyiur Melambai Manggar, Selasa (8/3) malam. Kehadiran Menpar ini ternyata tidak sendiri ia didampingi oleh Putri Pariwisata Indonesia, Dikta Faradiba, Gubernur Babel, Rustam Efendi, Bupati dan Wakil Bupati Beltim, Yuslih Ihza dan Burhanudin serta rombongan dan juga tamu undangan lainnya.  Nampak Arief Yahya dan rombongan sangat terkesan atas penampilan Orkestra Musik Tradisional yang menyajikan aksi seni dan budaya dengan serentak memainkan berbagai alat musik.Pimpinan Orkestra, Helmi T Akbar, juga dengan cekatan mengayunkan tangannya untuk memerintahkan anak buahnya bermain musik dengan baik. Orkestra yang ditampilkan meliputi tarian tradisional khas melayu. Di antaranya opening Instrumen, rampak bedug, tari lesung panjang, satelit zapin, kembang tali dan musik lainnya, yang akan ditata sedemikian baik.Dari pantauan Belitong Ekspres, iringan musik Lesung Panjang yang merupakan seni budaya melayu Belitong yang menceritakan tentang sebuah permainan lesong panjang yang biasa dimainkan dalam acara Maras taun (Panen Padi,red) di setiap kampung dipulau Belitong.Kesenian/permainan ini membutuhkan ketangkasan dalam memainkan lesong dan alu (semacam tongkat penumbuk padi,red) yang terbuat dari kayu, sehingga menghasilkan sebuah paduan nyanyian yang sangat dinamik, dan sungguh membuat pengunjung dan Menteri nampak terkesima.  Dalam sambutannya, Menteri menyampaikan, ada tiga hal yang mendasari kehadiran Arief Yahya di Pulau Belitung untuk moment GMT 2016.
Satu dari tiga hal tersebut adalah karena terkait kunjungan kerjanya dalam rangka memercepat Tanjung Kelayang Kabupaten Belitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Belitung di Tanjung Kelayang.Dia pun menyebutkan berbagai dampak akan dirasakan dari ditetapkannya Tanjung Kelayang sebagai KEK Pariwisata. Dampak tersebut adalah adanya pembangunan fasilitas penunjang pariwisata seperti bandara, jalan, pelabuhan marina, sejumlah hotel dan homestay.
“Diharapkan proyeksinya akan ada 500 ribu wisman datang ke sini. Walhasil kami harapkan dapat menyejahterakan masyarakat di pulau Belitung,” tandasnya.(feb)

 

Related Search

Tags:
author

Author: