banner 728x90

Menteri: Belitung Maldives-nya Indonesia

banner 468x60

*Berjanji akan Bantu Kecukupan Listrik di Belitung

SIJUK-Menteri Pariwisata Arief Yahya mempunyai mimpi besar terhadap kemajuan sektor pariwisata Pulau Belitung. Ia ingin Pulau Belitung-Negeri Laskar Pelangi seperti Maldives atau Maladewa yang merupakan destinasi wisata terbesar di dunia saat ini.

Menurutnya, Belitung memang memenuhi syarat jadi destinasi wisata, karena didukung oleh potensi keindahan alam dan budayanya. Hal tersebut dikemukan Arief saat memberikan sambutan di Panggung Kebangsaan Ekspedisi Kapsul Waktu (EKW) 2085, di Pantai Tanjungtinggi, depan Lor In Hotel, Selasa (13/10), malam.

banner 300x250

“Kalau seandainya saya ditanya mimpi tentang Belitung, saya ingin Belitung seperti Maldives. Maldives itu adalah salah satu destinasi wisata terbesar di dunia,” ujar Arief, yang disambut tepuk tangan warga masyarakat.

Ia menyebut, Belitung dan Maldives mempunyai banyak kesamaan atau kemiripan dari sumberdaya keindahan alam dan pantai-pantai yang dimiliki. Kulinernya juga enak-enak, budayanya oke. “Jadi mulai hari ini, saya menyebut Belitung Maldives-nya Indonesia,” ucapnya sembari memuji lezatnya Sambal Serai dan Acar Ikan Belitong.

Karena itu, ia juga berimpi Belitung bisa menyamai Maldives dari segi value ekonomi (nilai keekonomian), yang mempunyai pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp 30 triliun per tahun. “Maldives punya sejuta wisman (wisatawan manca negara,Red), dengan penduduknya sekitar 300 ribu jiwa. PAD-nya sekitar 2,2 juta USD atau Rp 30 triliun,” paparnya sembari mengajak pejabat daerah Belitung untuk menghitung potensi ekonomi yang kini mempunyai komposisi APBD sekitar Rp 900 miliar.

Namun, mimpinya tersebut tidak akan terwujud tanpa adanya kerja dari Pemerintah Daerah Belitung, untuk menyiapkan infrastruktur yang baik. Sepertinya salah satunya infrastruktur satu bandara. Bandara HAS Hanandjoeddin landasannya dari 2200 meter akan dijadikan 2800 meter.

“Kalau bandaranya belum internasional airport, mana mungkin bisa terwujud.  Makanya, perpanjangan landasan harus dipercepat, untuk bisa jadi internasional Airport. Saya sudah tanya Pak Anies (Anies Wardhana-Kepala Bandara HAS Hanandjoeddin,Red),” tegasnya.

Selain itu, infrastruktur pelabuhan juga harus dibenahi dan dipersiapkan dengan baik, agar kapal cruise (kapal pesiar,Red) bisa bersandar. “Belitung udah punya Pelabuhan Tanjung Batu, tapi kata pak Bupati belum ada listrik. Nah, untuk masalah listrik saya janji akan bantu,” akunya sembari mengulang beberapa kali untuk memperjuangkan listrik Belitung, meski dirinya Menteri Pariwisata.(ade/kin/yud)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: