banner 728x90

Mesin Kapal Nelayan pun Butuh Rumah

Nelayan tradisional di Belitung Timur

MANGGAR – Tak hanya nelayan, mesin kapal pun butuh istirahat pasca melaut berhari-hari di laut lepas. Selain itu, mesin kapal perlu perawatan dan perbaikan hingga kondisinya tetap prima ketika akan digunakan kembali.

Biasanya, para nelayan akan melepaskan mesin kapal dan meletakkannya di rumah mesin. Hal ini memudahkan nelayan untuk melakukan perawatan dan perbaikan mesin kapal, terutama di bagian-bagian tertentu. Setiap rumah mesin bisa menampung hingga empat mesin kapal.
Menyadari pentingnya rumah mesin bagi nelayan, PT Timah melalui program CSR menyalurkan bantuan dana. Yakni, bantuan pembangunan rumah mesin kapal senilai masing-masing Rp3 juta untuk beberapa kelompok nelayan di Belitung Timur.

Perahu Kater di Pantai Serdang Manggar, Belitung Timur.

Sebanyak 5 rumah mesin yang sudah selesai dibangun, salah satunya diterima oleh kelompok Pak Sultan. Kelima rumah mesin ini bisa digunakan oleh 10 nelayan. Kelompok lainnya adalah Pak Luguk. Untuk kelompok Pak Luguk, PT Timah akan membangun 15 rumah mesin yang nantinya bisa digunakan oleh 30 nelayan.

’’Bantuan dari PT Timah ini sangat bermanfaat, jadi kami tidak lagi kepanasan jika mesin kapal perlu perbaikan,’’ ujar Pak Luguk seraya mengatakan, selain rumah mesin PT Timah juga membantu kebutuhan lain seperti alat GPS untuk mengetahui lokasi terkini dari para nelayan saat melaut. (**)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: