banner 728x90

Mintet: Jaga Belitung Agar Tetap Kondusif

foto Mintet

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Perayaan Tahun Baru China atau Imlek 2019 telah dirayakan oleh umat Tionghoa di Indonesia termasuk di Kabupaten Belitung, Selasa (5/2). Tahun baru Imlek ke 2570 merupakan peralihan dari tahun Anjing Tanah menjadi Tahun Babi Tanah.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung Mintet menganggap Hari Imlek merupakan sebagai ajang berkumpul dan berbagi kepada keluarga dan masyarakat luas. Berbagai tradisi dan doa mereka panjatlah.

Menurut, politisi Partai Hanura Kabupaten Belitung salah satu contoh daerah yang toleransi antar umat beragama sangat tinggi. Maka dari itu perayaan Imlek di Negeri Laskar Pelangi ini selalu aman, damai dan kondusif.

“Belitung ini daerah yang aman dan kondusif. Masyarakatnya juga saling menghargai satu dengan yang lain. Oleh karenanya, hal ini harus tetap kita jaga bersama-sama,” ujar Mintet kepada Belitong Ekspres, Rabu (6/2) kemarin.

Dijelaskanya, tradisi yang dilakukan setiap hari Imlek adalah bersih-bersih rumah, makan malam bersama keluarga dan menggunakan pakai baru.

“Kita juga melakukan penghormatan dengan keluarga yang lebih tua serta memberikan ampau bagi ponakan atau anak kecil,” ujar Mintet.

Menurutnya, perayaan Tahun Baru Imlek selalu didominasi dengan warna merah. Baik dari segi dekorasi maupun pernak-pernik dan ornamen-ornamennya yang terpasang. Semua itu punya makna tersendiri bagi umat Tionghoa.

“Hampir di setiap tempat, perayaan Imlek dipenuhi dengan warna merah yang menyala. Mulai dari lampion, pakaian, lentera hingga amplop angpao juga berwarna merah,” kata tokoh pemuda Tionghoa ini.

Dikatakanya, warna merah merupakan representasi dari elemen api, dimana warna merah juga merupakan lambang kebahagiaan, kesuksesan, keindahan, maupun keberuntungan.

“Sama-sama kita jaga agar Belitung tetap menjadi daerah yang aman dan kondusif. Selamat Hari Raya Imlek 2570 bagi yang merayakannya,” tutup Mintet. (rez)

Related Search

Tags:
author

Author: