banner 728x90

Minum Racun Serangga, Yudi Tewas

banner 468x60

Minum Racun Serangga, Yudi Tewas

*Diduga Ada Permasalahan Keluarga dan Ekonomi

 

MEMBALONG-Diduga ada permasalahan dalam rumah tangga dan faktor ekonomi, Yudi (30), nekat mengakhiri hidupnya alias bunuh diri dengan meminum racun racun serangga. Peristiwa ini terjadi di kebun milik korban di Kelekak Sepun Dusun Air Malik Desa Bantan, Jumat (22/1), akhir pekan lalu. Tapi korban meninggal, baru diketahui pada Sabtu (23/1) sekitar pukul 10.00 WIB.

Mayat korban pertama kali ditemukan saudara korban yakni, Tina.  Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, pada saat itu seperti biasa korban melakukan aktivitas bertani di kebun lada miliknya. Di hari Jumat, korban biasanya tak pulang ke rumah hingga Sabtu sore esoknya baru kembali ke rumah. Pada Jumat malam, biasanya korban menginap di pondok.

banner 300x250

Minggu pagi (23/1), Tina bermaksud menyusul kakaknya ke Kebun. Setiba di gubuk sekira pukul 10.00 WIB yang berada di kebun, dirinya dikejutkan dengan kondisi sang kakak yang sudah tidak bernyawa. Dia melihat, kondisinya terbujur kaku dan mulutnya mengeluarkan busa.

Mengetahui hal itu, lantas dia memberitahukan kepada saudara-saudaranya dan warga yang ada di sekitar lokasi kejadian. Warga yang mengetahui hal itu, langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Membalong. Mayat korban dibawa warga bersama tokoh masyarakat setempat untuk segera diurus dan dikebumikan.

Kapolsek Membalong AKP Roby Ansyari membenarkan adanya peristiwa itu. Kata Kapolsek Membalong, dugaan sementara penyebabnya adalah masalah keluarga. Namun, pihak keluarga menolak jenazah untuk divisum.

“Korban nekat mengakhir hidupnya dengan meminum racun serangga Gamoxon. Jenazah sudah di kebumikan Sabtu (23/1) sore,” ujar Kapolsek Membalong AKP Roby Ansyari, Minggu (24/1) kemarin.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, dia meninggal rumah sejak Jumat (22/1) sore lalu. Korban pamit untuk menginap di lokasi. Namun, pada pagi harinya, Yudi ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Korban memang sudah biasa menginap di gubuk itu. Pihak keluarga tidak menyangka korban nekat melakukan perbuatan itu. Pihak keluarga juga sudah membuat surat pernyataan bahwa korban tidak mau diidentifikasi,” pungkasnya. (kin)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
author

Author: