banner 728x90

Modus Penipuan Arisan di Medsos, Wanita Muda Dipolisikan

Terduga pelaku penipuan arisan di facebook RA.

* Uang Rp 3 Juta Tak Kunjung Dibayar

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Modus baru penipuan terjadi di Belitung. Yakni melalui media sosial (Medsos) Facebook, dengan cara mengajak orang ikut arisan.

Namun, setelah setor beberapa juta, akhirnya uang tak kunjung cair. Merapa tertipu korbannya pun melaporkan ke Polres Belitung, pekan lalu.

Beruntung Jajaran Satreskrim Polres Belitung bergerak cepat. Hingga terduga pelaku wanita berinisial RA (35) berhasil diamankan setelah mendapat laporan tersebut.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Bagus Krisna Eka Putra membenarkan adanya laporan dugaan kasus penipuan itu. Menurutnya, polisi sudah mengamankan pelakunya dan masih dilakukan penyelidikan, serta masih mencari barang bukti.

AKP Bagus menjelaskan, awalnya ada seseorang korban melaporkan ke SPKT Polres Belitung. Dia mengaku ditipu oleh RA, warga Jalan Fajar Pusaka, Kelekak Usang.

Modusnya, menginbok dan mengajak calon korbannya untuk ikut arisan. Dari ajakan itu, korban mengaku tertarik dan menyatakan ikut arisan diduga bodong tersebut.

Korban dan pelaku sempat bertemu melalui kopi darat (kopdar). Setelah ia menyerahkan uang sekitar hingga Rp 3 juta secara bertahap.

“Pada saat korban hendak narik arisan, ia meminta dana tersebut. Namun, selalu diulur-ulur hingga akhinya korban geram dan melaporkan peristiwa ini ke Polres Belitung,” kata AKP Bagus kepada Belitong Ekspres, Kamis (6/2) kemarin.

Menurut penjelasan AKP Bagus, usai melaporkan hal tersebut jajaran kepolisian langsung mendatangi terduga pelaku. Kemudian membawanya ke Polres Belitung untuk dilakukan pemeriksaan dan memanggil saksi-saksi.

“Dari keterangannya, dia mengakui perbuatannya. Awalnya dia mengatakan yang ikut arisan ada sebanyak tiga hingga empat orang. Namun, ternyata tidak ada. Melainkan korban seorang,” terang AKP Bagus.

Atas dugaan kasus penipuan tersebut, AKPOL 2008 ini menghimbau kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan iming-iming investasi melalui medson.

Khususnya para ibu-ibu, yang paling mudah ditipu dengan modus seperti ini (arisan bodong).

“Gunakan media sosial dengan bijak sewajarnya. Jika memang hendak membeli sesuatu atau tawaran investasi, usahakan harus berkoordinasi dengan orang yang lebih tahu,” pungkas AKP Bagus. (kin)

Related Search

Tags:
author

Author: