banner 728x90

Moment HANI, BNNK Ajak Perangi Narkoba

SUNGAILIAT – BNNK Bangka berharap, Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2018, dapat menjadi momentum menyatukan menggerakkan seluruh kekuatan bangsa dalam perang melawan narkoba. Hal ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa narkoba.
“Dibutuhkan sebuah gerakan untuk menyadarkan seluruh umat manusia di dunia dalam upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” ungkap Plt. Kepala BNNK Bangka, Surita, dalam peringatan HANI tingkat Kabupaten Bangka Kamis (12/7).
Berdasarkan hasil survei nasional yang dilaksanakan BNN RI bersama Universitas Indonesia pada tahun 2017 ditemui angka penyalahgunaan narkoba sebesar 1,77 persen dari total jumlah penduduk Indonesia atau 3,3 juta lebih. Permasalahan narkoba di Indonesia juga sudah menyebabkan korban meninggal, yakni diperkirakan 11.071 orang per tahun atau 30 orang perhari.
Sebanyak 2 dari 100 orang pelajar dan mahasiswa menyahgunakan narkoba sepanjang 2016, dan kebanyakan pria. Dengan umur pengguna dari pelajar mayoritas berumur 15-19 tahun.
Dari total pengguna narkoba tersebut, mayoritas adalah pekerja (59%), disusul pelajar (24%) dan populasi umum (17%). “Diperlukan kerjasama seluruh komponen bangsa dalam pemberantasan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Perlu kerja keras bersama juga untuk melakukan perang terhadap narkoba. Mari kita bersama mewujudkan negara kita bebas narkoba,” sebut Surita.
Bupati Bangka melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Dawami mengutarakan Pulau Bangka yang dikelilingi laut menjadi peluang masuknya narkoba lewat pelabuhan ‘tikus’. Ancaman di Kabupaten Bangka akan narkoba sangat besar yang perlu kerja ekstra mencegahnya.
“Apabila masalah narkoba tidak ditanggulangi akan menjadi beban negara. Yang menjadi ancaman serius bagi ketahanan negara,” katanya.
Perlu upaya dalam penindakan narkoba baik dari sisi penegakan hukum maupun penindakan kesehatan. Warga perlu terlindungi dari bahaya narkoba untuk menyiapkan sumberdaya yang baik untuk bersaing di era persaingan mendatang. “Semua pihak harus terlibat dan terus berkoordinasi,” tukasnya.
Peringatan yang berlangsung di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat diiisi dengan seminar anti narkoba dengan nara sumber dr Zarril, Ustad Hendi dan Kasat Narkoba Polres Bangka AKP Albert Tampubolon. Tampak dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Sungailiat Sarah Louis Simanjuntak, perwakilan perusahaan swasta di Kabupaten Bangka, serta sejumlah utusan OPD Kabupaten Bangka. Juga diikuti berbagai elemen masyarakat antara lain duta anti narkoba, KNPI Bangka, BKPRMI, Pemuda Pancasila, mahasiswa, pelajar, pegiat anti narkoba.(trh)

Related Search

Tags:
author

Author: