banner 728x90

Museum keliling Hadir di Belitung Selama Beberapa Hari Kedepan

Penyerahan plakat dari Kepala Museum Perumusan Naskah Proklamasi Kemendikbud RI Agus Nugroho kepada Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie. Museum keliling tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil bupati Belitung

Penyerahan plakat dari Kepala Museum Perumusan Naskah Proklamasi Kemendikbud RI Agus Nugroho kepada Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie. Museum keliling tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil bupati Belitung, pada Selasa (12/03) kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Museum keliling dan permainan anak yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI hadir di kabupaten Belitung selama beberapa hari kedepan. Musuem keliling ini diselenggarakan di Gedung Serbaguna Tanjungpandan.

Kepala Museum Perumusan Naskah Proklamasi Kemendikbud RI, Agus Nugroho mengatakan tema yang diusung membangkitkan nasionalisme melalui koleksi museum ini untuk pelajar serta masyarakat umum.

“Museum ini untuk mengenalkan koleksi , untuk menumbuhkan jiwa-jiwa nasionalisme kepada generasi muda di Belitung ini,” katanya saat ditemui Belitong Ekspres, Selasa (12/03).

Adapun beberapa kota diadakan Pameran Museum Keliling 2019 diantaranya Cirebon, Semarang, Mojokerto, Aceh, Makassar dan Belitung dipilih sebagai salah satu tempat dilaksanakannya. “Baru pertama kali untuk di Belitung, lainnya ke Aceh, dan lainya,” ujarnya.

Melalui pameran museum keliling ini kata dia, masyarakat Belitung bisa melihat koleksi museum digital, benda peninggalan sejarah, uang kertas 2 setengah rupiah hingga 10 rupiah, koran Asia Raya dan lain-lainnya.

“Isi di sini adalah periode sekitar tahun 1945 hingga tahun 1950, koleksinya dari mulai Jepang masuk. Kemudian ada perumusan naskah proklamasi, peristiwa mempertahankan proklamasi, ada pertempuran fisik, ada diplomasi dan pengakuan kedaulatan kembali ke NKRI,” paparnya.

“Ada koran Asia Raya, uang khusus Sumatera, ada peci milik Teuku Muhamad Hasan beliau yang hadir saat perumusan naskah proklamasi dan beliau juga gubernur pertama Sumatera,” tambahnya.

Pameran Museum keliling ini dimulai pada 12 Maret sampai 15 Maret 2019. Program museum keliling gratis tanpa dipungut biaya apapun bagi seluruh pengunjung baik pelajar ataupun umum.

“Dibuka pada tanggal 12 ini hingga tanggal 15 maret, dan Untuk umum. Silahkan pelajar, umum, LSM ataupun semua masyarakat pencinta sejarah ya silahkan,” ujar Agus.

Lebih lanjut Agus berharap museum ink bisa dikunjungi ribuan pelajar serta masyarakat Belitung. “Targetnya sebetulnya 5000 pengunjung,” harapnya.

Masyarakat yang berkunjung ke Museum keliling setidaknya bisa mengenal lebih dekat tentang sejarah tokoh-tokoh pergerakan nasional. Serta bisa membangkitkan semangat jiwa nasionalisme dan patriotisme.

“Harapannya kita untuk generasi muda, idolakanlah pahlawan kita, dan silahkan berkunjung ke pamaran kami di Gedung Serbaguna, buka dari jam 9 pagi sampai 4 sore,” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie menyambut baik terpilihnya Belitung sebagai salah satu daerah dilaksanakan pameran museum keliling Tahun 2019.

“Ini idenya bagus museum keliling seperti ini, jadi kita mulai mengingatkan sejarah kepada anak-anak mumpung masih muda” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Paryanta mengatakan, museum keliling ini bisa menjadi inspirasi literasi bagi anak-anak kita serta bagi semua kalangan masyarakat Pulau Belitung.

“Membangkitkan nasionalisme dan semangat juang bahwa kita saat ini harus sudah mulai lari jangan santai santai lagi.

Karena masih banyak yang harus diperjuangkan lagi terutama bagi generasi muda yang kelak akan memimpin bangsa ini,” ujarnya. (dod)

Related Search

Tags:
author

Author: