banner 728x90

Musim Pancaroba, Awas DBD Menyerang

ilustrasi nyamuk. Foto : pixabay

*Tahun 2018, 124 orang Positif DBD

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Memasuki musim Pancaroba kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) biasanya mengalami kenaikan. Dari data yang tercatat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belitung pada Bulan Desember saja tercatat 24 kasus positif DBD. 15 diantaranya laki-laki dan 9 lainnya perempuan.

Kasi Penanganan Penanggulangan Penyakit Menular (P3M) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belitung Musrani mengatakan, cuaca hujan kemudian panas dapat membuat nyamuk berkembang biak dengan cepat.

“Oleh sebab itu pihaknya menghimbau agar masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” ujar Musrani kepada Belitong Ekspres, Kamis (24/1).

Musrani menjelaskan, untuk sepanjang tahun 2018 ada sebanyak 124 orang yang positif DBD. Kasus paling banyak terjadi di bulan Nopember dan Desember dengan total jumlah mencapai 45 kasus.

Kata Musrani, selain dengan tindakan P3M tindakan pencegahan lainya dengan cara 3M. Yaitu menutup, menguras, dan mengubur barang-barang bekas di lingkungan masing-masing.

“Semuanya kembali kepada kita masing-masing. Kalau kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan tinggi, maka DBD tidak akan menjadi masalah. Oleh karena itu tindakan pencegahan lebih penting dari pada pengobatan,” pungkasnya.

Menaggapi tingginya kasus DBD tersebut Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Belitung Saryadi meminta kepada Dinas terkait untuk cepat tanggap dan jemput bola jika ada laporan dari warga yang terkena DBD.

“DBD adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk. Karena itu harus cepat disikapi kalau ada warga yang terinfeksi DBD, jangan sampai ada lagi warga lainya yang tertular,” kata politisi PPP tersebut.

Saryadi mengatakan, beberapa waktu lalu dirinya pernah meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Marsidi Judono. Hasil peninjauannya ada beberapa pasien di ruangan kermunting yang terkena DBD.

“Cuaca seperti sekarang ini sangat rentan DBD. Maka kita minta dinas terkait untuk mengantisifasi meningkatnya kasus DBD termasuk juga pihak rumah sakit untuk siaga terutama dalam hal obat-obatan,” tutupnya. (rez)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: