banner 728x90

Ngebut Bawa Motor Tabrak Pohon, Tewas!

banner 468x60

*Diduga Berkendara Dalam Keadaan Mabuk

Polisi saat menurunkan barang bukti sepeda motor Jujun saat dibawa ke Satlantas Polres Belitung, Selasa (12/9) kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak pohon Mangga, Jujun (48) warga Kampung Amau, tewas ditempat. Peristiwa laka tunggal ini terjadi di Jalan Hasan Sa’ie depan SDN 21 Tanjungpandan, Selasa (12/9) dini hari.

banner 300x250

Saat itu, korban mengendarai kendaraan bermotor matic terbaru tanpa plat, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jalan Kerjan, menuju Air Raya. Diduga kehilangan keseimbangan, sehingga motornya menabrak pohon yang ada di lokasi.

“Korban awalnya menabrak pohon, ada mengenai kepalanya, hingga mengalami keretakan. Setelah terjatuh, motor yang dikendarai terpental hinggal lima meter,” ujar Kanit Lakalantas Satlantas Polres Belitung Bripka Kasnadi.

Beredar kabar, penyebab terjadinya peristiwa ini lantaran sang pengemudi dalam pengaruh alkohol. Sebab, sebelum kejadian, dia mengkonsumsi minuman haram tersebut, di salah satu kafe. Polisi pun tak menampik adanya hal itu.

“Benar, korban dalam kondisi mabuk. Namun, untuk masalah di kafe, kami tidak mengetahui. Korban meninggal di tempat, sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan,” pungkas Kanit Laka Satlantas Polres Belitung.

Sementara itu Ihsan, warga sekitar menuturkan awalnya ia tidak mengetahui adanya kecelakaan tersebut. Saat itu, dia istirahat di dalam rumahnya. Secara tiba-tiba mendengar suara keras seperti letusan mercon.

“Kami kira kucing, menjatuhkan wajan. Karna di dapur kita memiliki peralatan masak yang besar. Namun, tak lama berselang, tetangga mengedor rumah kami dan menginformasikan ada kecelakaan,” ujar Ihsan, kepada Belitong Ekspres.

Setelah mendapat kabar itu, lantas dia beserta keluarganya keluar rumah dan melihat korban sudah tergeletak. Mengetahui hal tersebut, Ihsan langsung melaporkan ke Polsek Tanjungpandan dan Jajaran Satlantas Polres Belitung.

“Sebelum kami melapor, kondisi korban masih bisa bernafas. Bahkan, seperti orang ngorok saat tidur. Tapi, stelah polisi datang, korban sudah tidak bernyawa lagi,” ungkap, pria yang berprofesi sebagai Satpam ini.

Dijelaskan Ihsan, peristiwa ini bukan pertama kalinya terjadi di kawasan tersebut. Melainkan sudah berkali-kali. Penyebabnya, pengendara melintas dengan kecepatan tinggi, apalagi lokasi tersebut jalannya agak menikung. (kin)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: