banner 728x90

Paham Komunis Tak Boleh Muncul di Negeri Ini!

banner 468x60

PANGKALPINANG – Adanya kabar yang beredar tentang foto D.N Aidit dan lambang Partai Komunis Indonesia (PKI) palu arit di negeri serumpun sebalai mendapat perhatian Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya. Meski baru mendengar kabar itu, dia menegaskan paham komunis tidak boleh muncul di negeri ini terkhusus di Bangka Belitung. Paham komunis itu dikahawatirkan akan memecah belah keutuhan bangsa yang selama ini berhasil di perjuangkan oleh para pahlawan Indonesia dari berbagai suku dan daerah yang berbeda.

banner 300x250

“Belum mendengar munculnya reaksi kaderisasi Partai Komunis Indonesia di Babel, saya baru tahu itu dari wartawan.  Muncul foto D.N Aidit dan lambang PKI di Babel yang sudah dicopot TNI,”kata Didit saat ditanyai sejumlah wartawan diruang kerjanya, Jumat (6/1) kemarin.

Ditegaskan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini, paham komunis diharamkan hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Didit juga meminta harus mewaspadai terjadinya riuk gelombang demokrasi sehingga perbedaan persepsi yang memecahbelah keutuhan bangsa.

“Kita harus waspadai terjadi riuk gelombang demokrasi memunculkan riak kecil perbedaan persepsi sehingga masing-masing punya persepsi, dan berakibat memecahbelah keutuhan bangsa,”tegasnya.

Lebih jauh, dia mengatakan Indonesia hadir dengan perjuangan para pahlawan di berbagai daerah seperti Pattimura, Cut Nyak Dien, Tuanku Imam Bonjol dan beberapa pahlawan lainnya. Artinya, Indonesia lahir karena keanekaragaman daerah itu sendiri. Para penerus bangsa seperti kita harus menjaga NKRI yang kita cintai ini.

“Indonesia lahir berkat keanekaragaman daerah itu sendiri, maka NKRI harus di jaga. Kalau timbul paham komunisme yang ingin menggerogoti keutuhan bangsa mau tidak mau pemerintah harus segera bertindak,”terangnya.

“Kita sarankan, pemerintah melakukan deteksi dini terhadap muncul masalah ini jangan sampai dibiarkan walau hanya satu atau dua foto. Apalagi di Babel jangan sampai berkembang paham komunis. Kita susah sepakati sejak lama, bahwa komunisme tidak boleh muncul di negeri ini,”tandas Didit.

(tob)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: