banner 728x90

Panen Cabe Melimpah, Produk Olahan Dibidik

banner 468x60

MANGGAR – Salah satu kendala yang dihadapi petani cabe adalah melimpahnya hasil panen. Selain harga jual yang rendah, panen melimpah biasanya berdampak pada kondisi cabe membusuk sebelum habis terjual.
Karenanya perlu terobosan sebagai antisipasi melimpahnya hasil panen cabe. Salah satunya mengalihkan sebagian panen cabe menjadi produk olahan yang mampu meningkatkan nilai jual. “Kita harus membuat industri hilir, bukan hanya hulu. Bukan hanya menanam dan jual tapi memasarkan dalam bentuk olahan,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Beltim Hamali kepada Belitong Ekspres, Selasa (14/11) seusai membukan pelatihan dan pengolahan cabe di ruang pertemuan Dinas Pertanian Kabupaten Beltim.
Pelatihan melibatkan kelompok tani wanita dibawah binaan Dinas Pertanian dengan total 7 kelompok dan petugas penyuluh lapangan di tujuh Kecamatan. Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan menghadirkan narasumber dari
Hamali menjelaskan, Dinas Pertanian mempunyai pemikiran bahwa hasil melimpah sering merugikan petani karena harga jual tidak menutupi biaya operasional selama satu musim tanam. “Makanya kita berikan pelatihan kepada ibu-ibu agar hasil panen cabe dapat bermanfaat terutama dapat meningkatkan perekonomian ibu-ibu,” ujar Hamali.
Dijelaskan Hamali, pemasaran hasil olahan cabe akan menerapkan sistem cluster dan bekerjasama dengan pihak ketiga. Sehingga kelompok tani wanita tidak perlu terlalu memikirkan kemana hasil produksi dipasarkan. “Sebelum busuk kita buatkan menjadi sambal bahkan manisan dan lain-lain. Nilai jual pasti meningkat memberdayakan ibu kelompok tani dan mengangkat nilai ekonomi,” harap Hamali.
“Pemasaran sistem cluster bekerjasama dengan BUMD dan pelalu usaha lainnya. Ini salah satu terobosan, jika selama ini produksi melimpah, cabe banyak membusuk,” imbuhnya.
Hamali menambahkan, sejauh ini hasil panen cabe memang masih dipasarkan dalam bentuk segar. Selain dijual di pasar-pasar utama di Kabupaten Beltim, panen cabe biasanya juga dibawa ke Kabupaten Belitung. “Produksi cabe tidak pernah terlalu banyak dan tidak terlau kurang. Kebutuhan masih tercukupi tapi kalau sudah meningkat produksi, kita bisa alihkan ke daerah lain. Intinya kita memberdayakan,” ulasnya.(msi)

banner 300x250

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: