banner 728x90

Pasca Kesepakatan Pindah, Babi Dipantau

SUNGAILIAT – Ternak babi milik CV. Kenanga Jaya Farm (KJF) dipantau terus oleh Satpol PP Kabupaten Bangka pasca kesepakatan bersama warga untuk dipindahkan. Saat ini babi-babi yang sempat berjumlah hampir 700 ekor lebih mulai dipindahkan.
Selain memindahkan babi, pantauan Sat Pol PP pada Senin pagi (4/12) kemarin tampak limbah kotoran babi yang membuat pencemaran terus dibersihkan. Pemantauan akan terus dilakukan sampai pihak perusahaan benar-benar melaksanakan kewajibannya atas kesepakatan bersama warga dan Pemda Bangka Sabtu (2/12) lalu.
“Tanggal 2 Desember tadi, jumlah babi yang sudah dikeluarkan sebanyak 80 ekor. Mereka berjanji akan mengeluarkan, untuk limbah tiap hari akan dibuang,” kata Kabid Perundang-undangan Satpol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman, kemarin (4/12).
Menurutnya, Satpol PP akan terus memantau sampai pihak perusahaan pengelola ternak babi yang berada di Lingkungan Parit 7 Kelurahan Kenanga ini benar-benar mengeluarkan babinya. Hal ini untuk memastikan agar gejolak dengan warga tidak berlarut-larut karena pihak perusahaan sebelum terus menunda-nunda.
“Pokoknya mereka harus melaksanakan kesepakatan yang telah dilakukan dengan warga. Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi babi-babi tersebut berhasil dikeluarkan,” tegasnya.
Dalam pemantauan kemarin, petugas Satpol PP melihat upaya yang dilakukan pengelola terhadap babi-babi yang telah dikeluhkan sejak bulan September lalu. Aktivitas babi CV KJF disinyalir beroperasi tanpa perizinan yang sebagaimana mestinya dan menyebabkan konflik dengan warga setempat. (trh)

Related Search

Tags:
author

Author: