banner 728x90

Pemanfaatan Pelabuhan ASDP Dikomunikasikan

//Ada Rencana untuk Relokasi

MANGGAR – Pemanfaatan pelabuhan penyeberangan Manggar perlu dikomunikasikan secara efektif. Pasalnya dalam beberapa tahun terakhir, pelabuhan penyeberangan yang lebih dikenal dengan sebutan ASDP gagal dimanfaatkan secara maksimal.

Bupati Beltim Yuslih Ihza sejak awal sudah menyatakan bahwa pelabuhan penyeberangan sangat efektif dalam menunjang pembangunan terutama dalam bidang transportasi di Belitung Timur (Beltim).

“Yang menjadi perhatian kita bersama adalah pengembangan/relokasi pelabuhan penyeberangan Manggar. Salah satunya harus mengembangkan pembangunann pelabuhan penyeberangan pulau-pulau berpenduduk dan pulau potensi wisata serta pengadaan kapal dan bus penumpang antar pulau perintis,” ujar Yuslih, Senin (12/3) usai rakor pemanfaatan pelabuhan penyeberangan Manggar.

Rakor dihadiri Direktur Prasarana Ditjen Perhubungan Darat, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kemenhub Wilayah VII, Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan OPD teknis terkait. Selain rencana relokasi pelabuhan, Yuslih juga membahas pengadaan perlengkapan jalan seperti rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, traffic light, PJU, pagar pengaman jalan, RPPJ, delinator dan cermin tikungan.

Termasuk moda transportasi umum yang dapat memudahkan masyarakat seperti pengadaan bus sekolah, bus pemandu moda, pengadaan angkutan dalam trayek pengadaan bus multi moda perintis dan pengadaan bus mini perintis. “Saya berharap dengan rakor ini dapat memberikan gambaran dan mekanisme serta membantu percepatan pembangunan khususnya rencana pembangunan pelabuhan penyeberangan, angkutan penyeberangan dan angkutan darat,” harap Yuslih.

Sementara itu, Direktur Prasarana Perhubungan Darat pada Kementerian Perhubungan RI, Yuyun Endah Wahyuningrum yang meninjau rencana relokasi pelabuhan penyeberangan Manggar menyambut baik keinginan Pemda Beltim merelokasi pelabuhan penyeberangan. Apalagi, pelabuhan penyeberangan sudah sejak lama tidak termanfaatkan karena sedimentasi alur muara.

“Ada keinginan Pemda untuk mengoptimalkan APBN yang sudah kita tanam di pembangunan dermaga Manggar. Karena itulah kehadiran kita disini untuk memastikan kondisi yang ada di Manggar seperti apa. Kemudian kalau memang harus direlokasi, harus ada kajian teknisnya. Tidak hanya sekedar “saya pingin disini” tapi kita pastikan,” ujar Yuyun.

Yuyun menambahkan, Kemenhub melalui Ditpras Hubdar mengapresiasi upaya Pemda Beltim yang telah memulai penganggaran rencana teknis pada APBD 2018. Hal ini penting mengingat pembangunan pelabuhan memerlukan kajian teknis, visibility study dan sebagainya.

“Karena Pemda sudah mengalokasikan anggaran tahun ini, ya kami di pusat yang memiliki standar-standar. Kan harus mendampingi jangan sampai perencanaan itu tidak bisa diterapkan,” ujarnya.
Ketika didesak kepastian pembangunan pelabuhan pada lokasi yang ditinjau, Yuyun masih enggan memberikan kepastian. Baginya tidak mungkin mengiyakan karena alasan teknis yang masih harus direncanakan.

“Karena itu saya tidak bisa langsung memutuskan sekarang. Ombaknya seperti apa, itu perlu kajian teknis. Dalam setahun ada ombak tingginya, berapa bulan. Kemudian, laut bebas didepannya ada pulau nggak. Coba dicek. Nanti kita kaji lagi teknisnya melalui rencana RIP dan sebagainya tahun 2018,” tukasnya. (msi)

Related Search

Tags:
author

Author: