banner 728x90

Pembangunan Dok Kapal Beltim Segera MoU

banner 468x60

*Bupati, PT Timah dan PT GMB Yakin Mampu Angkat Ekonomi Daerah

beltim-edisi-12-januari-2017-(2)

Bupati Beltim, Yuslih Ihza, pihak PT.Timah (Tbk), PT.GMB, PT.DAK, saat menggelar rapat pertemuan pembangunan Dok dan galangan kapal, diruang rapat pertemuan Bupati Beltim, Rabu (11/1) kemarin.

MANGGAR–Rencana Pembangunan Dok Reparasi Kapal dan Pembuatan Kapal Baru di Manggar, Belitung Timur kini mengalami perkembangan yang menggembirakan. Setidaknya, dalam pekan depan ada jadwal penandatanganan MoU pembangunan antara pihak Pemda Beltim, PT Galangan Manggar Billiton (PT GMB) dan PT Dok dan Perkapalan Air Kantung (PT DAK) anak perusahaan PT Timah (Persro) Tbk.

banner 300x250

Pembangunan Dok Kapal berbahan baja, almunium, dan fiberglass itu rencanaya berada di Lipat Kajang Manggar Beltim. Persiapan untuk MoU ini disampaikan pada rapat pertemuan pihak terkait dengan Bupati Beltim, Yuslih Ihza,SE di Ruang Rapat Bupati Beltim, Rabu (11/1) kemarin.

Bupati Beltim, Yuslih Ihza, mengatakan dan meminta dengan segera agar Dok Kapal tersebut dibuka dan jangan sampai ditunda lagi. “Tadi kita sudah lakukan pertemuan kembali dengan pihak PT.GMB dan PT DAK yang merupakan anak perusahaan PT Timah. Mereka sepakat pada minggu depan akan segera dilakukan MoU. Dan jika MoU itu sudah disepakati Kami tentunya tidak akan menunda pembangunan dok tersebut,” ungkap Yuslih saat ditemui Belitong Ekspres, usai melakukan rapat, Rabu (11/1) kemarin.

Karena itu, Yuslih meminta kepada Dinas terkait membantu dengan cepat proses perizinan dan proses lainnya agar pembangunan ini tidak lagi tertunda. “Intinya ini akan segera dibuka, Jadi jangan lagi dipertanyakan masyarakat Beltim pada khususnya. Saya juga menghimbau agar kedua belah pihak (PT GMB dan PT DAK) ini segera memasang spanduk agar masyarakat tahu, bahwa dok ini akan segera dibuka, biar semuanya jelas,” pinta Yuslih.

Yuslih akui memang selama ini masyarakat Beltim masih butuh perkerjaan, karena itu Yuslih ingin dok ini segera teralisasi dengan cepat.

Terkait kebutuhan pendalaman alur sungai, Yuslih menyebutkan sudah menyiapkan anggaran untuk pengerukan alur Sungai Manggar, dan rencana itu akan turun dari pusut. Nantinya seiring dengan pembangunan Dok, Dinas Perhubungan akan melakukan pendalaman alur sepanjang 1.200 meter. Hal ini untuk mempermudah masuknya kapal-kapal besar ke Dok yang dimaksud.

Sementara itu perwakilan PT.GMB, Rusli juga akan segera melakukan kerjasama dalam bentuk penandatangan MoU dengan pihak PT DAK. Rusli menambahkan rencana minggu depan akan dilakukan MoU dengan pihak PT DAK.

Seperti yang disampaikan CEO nya PT.GMB, Agus Suparmanto, beberapa waktu lalu, Rusli juga berterima kasih atas dukungan Pemda Beltim. Kegiatan ini diyakini akan menambah peningkatan PAD (pendapatan asli daerah). Selain itu, penempatan tenaga kerja sehingga peningkatan kehidupan ekonomi di Beltim juga akan berkesinambungan.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Timah Tbk, Muhammad Rizki mengatakan, pembangunan dok kapal ini jangan sampai ditunda. “Kehadiran Saya disini juga merupakan tanggung jawab moril, dan Kami siap bangun dengan bekerjasama dengan PT GMB untuk mempercepat pembangunan dok dan galangan kapal ini,” sebut Muhammad Rizky.

Rizky juga menambahkan dengan dibangunnya dok ini merupakan nomenklaturnya kepualauan, dan tepatnya di Beltim ini mendapatkan nilai tambah untuk program program bidang maritim. Inilah yang melatarbelakangi dibangunnya dok dan galangan kapal.

“Kita ketahui PT.DAK ini merupakan unggulan dari anak perusahaan PT. Timah dan belakangan ini PT.DAK ini sudah menunjukan kinerja yang baik. Bukan hanya itu saat ini kami juga sudah ekspansi melakukan perluasan di Air Kantung Sungai liat Bangka, bahkan tim dari PT.DAK ini sekarang juga sudah mengembangkan fasilitas yang sama di Kepulauan Riau, guna mengantisifasi kebutuhan kebutuhan di bidang maritim,” jelas Rizky.

Keinginan Rizky kedepannya dikawasan dok tersebut akan menjadi pionernya industri lain yang sangat relafan. Dan menjadikan Beltim sebagai sentralnya maritim dengan posisi yang sangat strategis.

Dirut PT Dok dan Perkapalan Air Kantung, Yono, mengatakan, ini merupakan tindak lanjut yang dilakukan  beberapa waktu lalu soal . pengoperasian Dok dan galangan kapal.

“Sama seperti yang kita dengar bersama tadi, bahwa rencana MoU akan kita lakukan minggu depan. Dan jika memang sudah clear kita akan segera lakukan kesiapan lingkungan. Kita siapkan terlebih dahulu,” ungkap Yono, usai pertemuan.

(feb)

 

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: