banner 728x90

Pemda dan Polres Lepas Beras Medium ke Pasaran

banner 468x60

 

pengguntingan pita pelepasan beras Bulog jenis medium ke pedagang dan pengecer di Polres Beltim. Pengguntingan dilakukan Wabup Beltim Burhanudin bersama Kapolres Beltim AKBP Erwin Siboro S.Ik, Kamis (11/1) kemarin.

//Warning Jangan Jual Beras Di Atas HET

banner 300x250

MANGGAR – Pemerintah daerah Kabupaten Beltim bersama Polres Beltim melepas distribusi beras Bulog jenis medium yang dilepas seharga Rp. 9000/kilogram. Untuk tahap pertama, pendistribusian beras Bulog mencapai 11 ton yang dititip jual pada toko dan pengecer di Kecamatan Manggar dan Kelapa Kampit.

“Pendistribusian beras hari ini (Kamis, red) dalam rangka kita melaksanakan operasi dari Bulog bersama pemerintah untuk menstabilkan harga beras di Beltim yang akan dilepas di masyarakat.Harapan kita, masyarakat juga memantau harga yang telah ditetapkan HET yaitu Rp. 9000/kilo,” ungkap Wakil Bupati Beltim Burhanudin saat melepas distribusi beras Bulog di Polres Beltim, Kamis (11/1) kemarin.

Wabup yang akrab disapa Aan juga mengatakan pedagang harus mengikuti ketentuan harga. Sebab tujuan distribusi beras jenis medium adalah membantu masyarakat membeli beras dengan harga terjangka.

“Berarti tidak ada lagi pedagang atau pengecer yang menjual melebihi harga yang telah ditetapkan. Seluruh masyarakat dihimbau memanfaatkan beras yang telah disebarkan untuk dibeli masyarakat dengan harga yang ditetapkan,” kata Aan.

Aan juga berharap semua pihak saling mengawasi penjualan beras jenis medium di pasaran. Penyimpangan harga di atas ketentuan adalah tindak kejahatan yang merugikan masyarakat.

“Ini tugas semua untuk menjaga jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan harga kebutuhan pokok masyarakat. Inikan sudah merupakan salah satu kejahatan. Kalau sampai memainkan harga kebutuhan pokok masyarakat. Melalui operasi dan penyebaran distribusi ini agar masyarakat yang membutuhkan bisa membeli sesuai harga yang ditetapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Beltim AKBP Erwin Siboro S.Ik mengingatkan agar pedagang dan pengecer beras jenis medium tidak mengambil keuntungan. Kepolisian akan memantau penjualan harga bersama Satgas Pangan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Beltim.

“Harga yang telah ditetapkan jangan mengambil keuntungan pribadi. Di sini ada Satgas Pangan yang telah dibentuk akan turun mengecek harga di masyarakat. Apakah ada perbedaan harga yang ditentukan ada menyebabkan keuntungan. Kami tidak akan segan akan ada tindakan tegas kepada oknum yang menaikkan harga diatas ketentuan,” sebut Kapolres. (msi)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: