banner 728x90

Pemkab Belitung Lakukan Operasi Pasar Bawang Putih

Suasana operasi pasar Bawang Putih, di kawasan Gedung Nasional, Tanjungpandan, Senin (13/5) kemarin.

Suasana operasi pasar Bawang Putih, di kawasan Gedung Nasional, Tanjungpandan, Senin (13/5) kemarin.

*Gandeng PT Cahaya Bahari Belitung

iklan swissbell

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung bekerja sama dengan PT Cahaya Bahari Belitung menggelar operasi Pasar Tani Bawang Putih di kawasan Gedung Nasional Tanjungpandan, Senin (13/5) kemarin.

Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung, Wigman WS mengatakan operasi pasar ini merupakan kesepakatan bersama. Yakni, dari pemerintah, Satgas Pangan Polres Belitung beserta pihak perusahaan yang membantu menyediakan bawang putih tersebut.

“Ini hasil rapat dari Inflasi daerah kemarin, makanya kita mendatangkan barang bawang putih. Kesepakatan dari TPID dan harga jual RP 16 ribu perkilogram,” kata Wigman WS kepada Belitong Ekspres.

Wigman menjelaskan, adapun jumlah bawang putih yang datang tersebut hanya sebanyak 3 ton, yang nantinya akan dijual di beberapa titik di kabupaten Belitung.

“Stok barangnya hanya ada 3 ton. Kita lakukan penjualan di beberapa titik, sekitar pasar Tradisional Tanjungpandan, pasar Berehun, pasar Baro, dan ditiap kecamatan nantinya,” terangnya.

Selanjutnya Wigman menegaskan bahwa bawang putih yang diadakan di operasi pasar ini, hanya untuk konsumsi rumah tangga, makanya dari pembeliannya pun dibatasi. Bukan untuk para pengecer.

“Ini untuk konsumsi sendirik, tidak untuk dijual lagi. Sebelumnya setiap orang hanya bisa membeli 5 kg, namun melihat animo masyarakat banyak, jadi kita menjual maksimal 2 kg kepada setiap orang,” jelasnya.

Wigman berharap dengan adanya operasi pasar ini, bisa menekan harga bawang putih yang ada di Kabupaten Belitung. “Dengan adanya operasi pasar ini, bisa menekan harganya, tidak mungkin ditumpuk diakan barang,” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengatakan, operasi pasar ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Belitung dalam mengatasi tingginya harga bawang putih.

“Kita melihat harga bawang putih sudah terlalu tinggi, makanya kita lakukan operasi itu dan pihak perusahaan itu bersedia untuk membantu,” kata Isyak.

Isyak menambahkan adapun jumlah stok yang datang untuk operasi pasar ini hanya 3 ton, yang diharapkan dapat mengontrol inflasi. “Nanti kita sebar di beberapa kecamatan, nanti di Badau, mungkin nanti di Sijuk dan Membalong, dak kan mencukupi seluruhnya, tapi lumayan untuk mengontrol inflasi,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, sejauh ini harga bawang putih di daerah masih bertahan tinggi yakni dijual dengan harga Rp40.000 per kilogram. Kondisi ini pun dirasakan cukup memberatkan masyarakat.

“Belum menjelang lebaran sudah stagnan diharga Rp40 ribu perkilogramnya terkadang juga fluktuasi. Nah operasi pasar ini adalah warning atau peringatan kepada distributor yang sering melakukan pengiriman bawang. Jadi tolong jangan berlebihan, ini kondisi Belitung lagi inflasi dan jadi perhatian pusat,” tandasnya. (dod)

Related Search

Tags:
author

Author: