banner 728x90

Pemkab Beltim Berduka

banner 468x60

//Kepala DPPKAD Tutup Usia

foto B

banner 300x250

Bupati Beltim Basuri T Purnama menaburkan bunga didampingi kedua anak almarhum Ir Frans Asisi Simons.

MANGGAR – Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Ir Frans Asisi Simons M.Si tutup usia di umur 49 tahun, Jum’at (13/2) pagi pukul 02.00 WIB. Pria kelahiran Tanjungpandan, 29 Mei 1965 ini menghembuskan napas terakhir di kediamannya di Jalan Kamboja nomor 7 A RT 22 RW 05, Kelurahan Kota Tanjungpandan Kabupaten Belitung.

Almarhum meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak. Sebelumnya almarhum sempat mengeluhkan sakit perut dan akan dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Namun sang Khalik berkehendak lain, riwayat penyakit jantung dan maag dianggap menjadi penyebab pria yang murah senyum ini menghadap Illahi.

Almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Kamboja Tanjungpandan dan dikuburkan di Komplek Pemakaman Setya Mulya II Belakang Kantor Kejaksaan Negeri Tanjungpandan.

Para pimpinan maupun pejabat baik dari Pemkab Beltim, Pemkab Belitung, maupun Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung (BaBel) tampak hadir melayat. Di antaranya Gubernur Kepulauan BaBel Rustam Effendi, Bupati Beltim Basuri T Purnama, Bupati Belitung Sahani Saleh, Wakil Bupati Beltim Zarkani Mukri, Wakil Bupati Belitung Erwandi A. Rani, Kepala Bappeda Provinsi Babel Haryoso, pimpinan dan staf dari berbagai SKPD di Kabupaten Beltim dan Belitung serta berbagai kolega dan sahabat.

Semasa bertugas sebagai seorang PNS, sosok Pak Frans dimata bawahannya dikenal pintar dan bijaksana. Almarhum juga dianggap sering jadi penengah dan sangat tertib untuk masalah administrasi.

“Beliau itu orangnya royal, tidak pelit sama ilmu, sering nolong orang, dan selalu melaksanakan tugas sesuai aturan. Kata-kata yang sering beliau tekankan adalah kalau percaya sama orang itu jangan seratus persen dan kalau mengerjakan sesuatu itu harus sesuai aturan. Beliau itu nganggap saya sudah seperti anak,” kenang mantan sekretaris almarhum, Ghina Damaria.

Ghina yang menjadi sekretaris almarhum selama hampir satu tahun ini mengatakan bahwa pertemuan terakhir dengan almarhum terjadi, Rabu (11/2) lalu. Kala itu, almarhum memang mengeluhkan sakit maag.

“Pas itu beliau selesai rapat dan cerita kalau sakit maagnya kambuh. Kadang kalau sudah diserang sakit maag, beliau sampai vertigo,” ujar Ghina.

Alumni SMA Negeri 1 Tanjungpandan ini mulai mengabdi sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sejak 1 Februari 1990 di Dinas Perikanan Daerah Tingkat I Sumatera Selatan. Almarhum kembali ke tanah kelahirannya untuk mendedikasikan hidupnya sebagai pelayan masyarakat di Kabupaten Beltim sejak 15 Nopember 2007.

Dengan menempati berbagai jabatan sebagai kepala SKPD, seperti Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) 2007 – 2011, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) 2011 – 2013, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Kepala Dinas Bina Marga & Sumber Daya Air 2013-2014, dan Asisten II Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan 2014 -2015. Terhitung sejak 28 Januari 2015, almarhum menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan & Aset Daerah (DPPKAD) kabupaten Beltim. (feb)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Pemkab Beltim Berduka,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: