banner 728x90

Pendidikan Berperan Penting Hadapi MEA

banner 468x60

PANGKALPINANG – Pentingnya sektor pendidikan untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir tahun nanti, sektor pendidikan berperan penting dalam pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Untuk itu diharapkan, pendidikan kepada SDM Indonesia bukan hanya meliputi teori saja, tetapi juga pengasahan keterampilan. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Pangkalpinang, Mikron Antariksa.
Ia menyebutkan, mempersiapkan SDM adalah langkah-langkah yang harus dipersiapkan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), untuk melindungi lapangan kerja di indonesia dari serbuan tenaga kerja asing yang merambah ke indonesia pasca pemberlakuan MEA.
“Jurus pertama adalah percepatan Kerangka Kualifikasi Kota Pangkalpinang dan Standar Kompetensi Kerja Kota Pangkalpinang di semua sektor dan jurus kedua adalah percepatan penerapan sertifikasi kompetensi kerja bagi pekerja yang diakui secara nasional dan internasional,” katanya Kamis (1/10) kemarin.
Lanjut Mikron, sementara jurus ketiga adalah pengendalian Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk ke Kota Pangkalpinang sesuai dengan Perda no. 7 tahun 2014 sekaligus mendorong pekerja Pangkalpinang agar mampu bersaing dengan pekerja asing.
“Kalau ditanya siap atau tidak siap, saya nyatakan Pangkalpinang siap dan harus siap menghadapi pemberlakuan MEA 2015 ini,” ujarnya.
Selain itu katanya, pemerintah pun mempercepat pemberlakuan sertifikasi kompetensi kerja bagi pekerja yang diakui secara nasional dan internasional. “Kita menggerakkan balai latihan kerja dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi untuk menyiapkan dan mempercepat sertifikasi kompetensi kerja bagi para pekerja sehingga mampu bersaing dengan pekerja dari negara lain,” ungkapnya.
Masih katanya, kesiapan dalam menghadapi MEA, tak hanya berlaku untuk sektor tenaga kerja, namun semua sektor terkait dan lintas instansi/lembaga di seluruh Indonesia harus dilibatkan.
“Sebentar lagi MEA akan berlaku, semua sektor terkait kita harus bergerak secara cepat dan masif. Keterlibatan pemerintah, dunia usaha, pekerja dan masyarakat umum pun sangat dibutuhkan,” cetusnya.
Ia menambahkan, kemampuan bersaing SDM tenaga kerja Indonesia harus ditingkatkan baik secara formal maupun informal. Untuk itu, Indonesia harus dapat meningkatkan kualitas tenaga kerjanya sehingga bisa digunakan baik di dalam negeri maupun intra-ASEAN, untuk mencegah banjirnya tenaga kerja terampil dari luar.
“Perdagangan bebas kawasan adalah merupakan peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, dapat membuka akses luas pasar bagi industri dalam negeri yang semakin
meningkat. Namun, di sisi lain apabila Indonesia tidak mempersiapkan diri dengan baik, maka justru akan menjadi pasar bagi membajirnya produk asing yang dapat menghancurkan kemampuan produktif dalam negeri sendiri,” tukasnya. (tya)

banner 300x250

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: