banner 728x90

Penyebar Hoax Resmi Sandang Status Tersangka

Dirta, tersangka penyebar hoax saat diperiksa penyidik.

*Polisi Tegas Berantas Hoax, Bentuk Tim Cyber Troops

TANJUNGPANDAN – Kepolisian Resort (Polres) Belitung resmi menetapkan Dirtajaya (25) sebagai tersangka penyebar informasi bohong alias hoax. Penetapan tersangka, setelah penyidik Satreskrim Polres Belitung, melakukan pemeriksaan terhadap pemilik akun Facebook Dirja Anx Garvix tersebut.

Dari hasil penyidikan, tersangka dinilai melakukan atau menyebar berita hoax, mengenai kasus maling yang ada di Pulau Belitung. Selain itu, pria yang bekerja di sebuah bengkel ini, juga melakukan provokasi dan mengiring opini publik negatif, melalui akun Facebook miliknya.

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana membenarkan pelaku penyebar hoak tersebut resmi menyandang status tersangka, sehari setelah diamankan Jajaran Buser Satreskrim Polres Belitung. Meski begitu, Dirta tidak dilakukan penahanan.

“Proses tetap berlanjut ke Pengadilan. Tersangka dijerat Pasal 45 Ayat 3 Junto Pasal 3 Undang-unndang Republik Indonesia (UURI) Nomor 11 Tahun 2016, atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukuman empat tahun penjara,” kata AKBP Yudhis kepada Belitong Ekspres, Rabu (19/9) kemarin.

Selain menetapkan Dirta tersangka, polisi juga masih memburu pelaku penyebar informasi hoax lainnya. Hal itu dilakukan agar masyarakat jera dan tidak mudah menyebar informasi-informasi yang tak jelas kebenarannya.
Pasalnya itu sangat berdampak negatif. Yakni menimbulkan kegaduhan dan keresahan di lingkungan masyarakat Belitung. “Masih ada beberapa orang yang akan kita periksa, mengenai statusnya di media sosial,” ungkap AKPOL 1999.

Untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan media sosial, seperti berita hoax dan ujaran kebencian, Kapolres Belitung membentuk tim Cyber Troops. Tim tersebut akan mengawasi akun-akun FB, Tweter, Instagram di kalangan masyarakat Belitung.

“Jika ada akun medsos yang memberitakan hoax dan penyebar ujaran kebencian, kita langsung block. Kami akan bekerja sama dengan Mabes Polri, mengenai program ini,” tegasnya.

Dia kembali menegaskan kepada seluruh pemilik akun dan grup media sosial masyarakat Belitung, agar bijaksana dalam penggunaannya. “Selain memblock, kita akan menindak, pelaku penyebar hoax di Kabupaten Belitung,” pungkas Kapolres. (kin)

Related Search

Tags:
author

Author: