banner 728x90

Peringati HUT ke-4, PT RSBT Gelar Operasi Mata Katarak Gratis

Direktur Utama PT RSBT, Yennita dan Kepala Klinik Bakti Timah Tanjungpandan, dr. Mirza Sanjaya meninjau pasien di ruang recovery pasca operasi.

*Bentuk Komitmen Kepedulian PT Timah Tbk kepada Masyarakat

TANJUNGPANDAN – Memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke 4, PT Rumah Sakit Bakti Timah (PT RSBT) menggelar Operasi Mata Katarak Gratis. Acara ini dilaksanakan di Klinik Bakti Timah Tanjungpandan, di Kawasan Tanjungpendam, Sabtu (26/1), akhir pekan lalu.

Sebanyak 73 penderita katarak, dan 2 penderita Pterygium dioperasi. Mereka ditangani oleh DR. dr Ramzi Amin, SpM(K), dr Edwin Bayu Saputra, SpM, dr Ida Mutmainah, SpM, dr Iffah Triyani, SpM, dr Faneisha, SpM, dr Cerah Puspinarti, SpM, dan dr Nova Herdana, SpM.

Direktur Utama PT RSBT, Yennita berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Bakti Sosial Mata Katarak ini, sebelumnya sudah dilaksanakan di beberapa lokasi. Diantaranya RSBT Muntok di pulau Bangka, RSBT Karimun, di kepulauan Riau dan yang sekarang ketiga di Klinik Bakti Timah Tanjung Pandan di pulau Belitung.

Kepala Klinik Bakti Timah Tanjungpandan, dr. Mirza Sanjaya menyerahkan plakat penghargaan kepada Wijaya selaku Kepala Unit Produksi Belitung.

“Dalam hal ini, kami bekerja sama dengan PT TIMAH Tbk yang merupakan induk perusahaan dari PT RSBT, yang mendukung secara penuh kegiatan bakti sosial tersebut,” kata Yennita, usai memantau pasien yang hendak dioperasi.

Selain menggelar operasi katarak, PT RSBT juga telah mengadakan bakti sosial operasi gratis bagi penderita bibir sumbing di RSBT Pangkalpinang di pulau Bangka. Untuk di Belitung, rencana kedepannya operasi mata katarak ini tidak hanya dilaksanakan di Tanjungpandan saja tetapi juga di Belitung Timur.

Jika terealisasi akan segera diinformasikan pelaksanaan kegiatannya ke masyarakat Belitung Timur. Dia menambahkan kegiatan ini sebagai bentuk terima kasih dan komitmen kepedulian PT TIMAH, Tbk kepada masyarakat.

“Khususnya di wilayah pertambangan operasional Belitung. Ke depan PT TIMAH Tbk akan terus menggelar kegiatan seperti ini,” pungkasnya.

Salah satu pasien katarak yang selesai operasi menuju ruang recovery.

Proses operasi pasien mata katarak di Klinik Bakti Timah Tanjungpandan.

Sementara itu, Kepala Klinik Bakti Timah Tanjung Pandan dr Mirza Sanjaya mengatakan, dalam acara ini masyarakat sangat antusias. Awalnya ada sebanyak 128 orang yang mendaftar. Namun dari jumlah pasien itu, tim dokter melakukan pemeriksaan.

Hasilnya, 73 pasien yang layak untuk dilakukan operasi. Sedangkan, sisanya belum dapat dioperasi dikarenakan beberapa faktor. Yakni kondisi kesehatan seperti tensi tinggi dan penyakit yang harus dirujukkan ke rumah sakit spesialis lebih lanjut.

“Mereka yang belum lolos, akan diikutkan pada operasi katarak yang akan datang. Meski begitu, kami tetap akan melihat kembali kondisinya. Jika memungkinkan, kita akan operasi,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, dr Suhandri, SpOG mengapresiasi adanya kegiatan ini. Sebab, diadakannya operasi katarak sangat membantu masyarakat. Apalagi angka katarak di Bangka Belitung bisa dikatakan tinggi.

Dia menjelaskan, penyakit katarak dinilai sangat berbahaya. Sebab, dapat menyebabkan kebutaan. Tentunya, hal tersebut harus dicarikan solusi. Salah satunya, dengan adanya operasi gratis seperti ini, bagi penderita katarak.

“Untuk mencegah banyaknya orang yang terjangkit penyakit katarak, kami mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat, dengan makan yang bersih dan rajin berolahraga.(kin)

Related Search

Tags:
author

Author: