banner 728x90

Pertahun, Kebutuhan Garam Rumah Tangga di Babel Capai 380 Ton

banner 468x60

* Masih Sedikit Dibanding Kebutuhan Industri

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengungkapkan kebutuhan garam rumah tangga di Babel pertahun mencapai 384 ton. Jumlah itu terbilang masih sedikit, jika dibandingkan kebutuhan garam untuk industri yang cukup banyak.

” Data Badan Pusat Statistik Babel, rata-rata penggunaan garam di Babel hanya 22,823 gram per kapita per bulan untuk konsumsi tiap orang. Dimana perkiraan tersebut apabila dikalkulasikan selama setahun maka pertahun 273,876 gram perorang. Dengan jumlah penduduk Babel tahun 2016 sebanyak 1.401.827 jiwa maka dibutuhkan 383.927 kg atau 384 ton garam pertahun untuk mencukupi jumlah konsumsi garam di Babel,” ungkap Kepala Disperindag Provinsi Babel, Yuliswan, Rabu (9/8).

banner 300x250

Kelangkaan garam, khususnya untuk kebutuhan industri. Lanjut Yuliswan dikarenakan faktor cuaca seperti musim hujan membuat petani garam di daerah Jawa, terutama Provinsi Jawa Timur, menghasilkan panen dalam jumlah yang sedikit. Untuk mengantisipasi kelangkaan, Kementerian Perdagangan telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk melakukan import garam kurang lebih sebanyak 75 ribu ton.

“Saya sudah koordinasi dengan distributor untuk pulau Bangka, kemarin sudah ada 900 karung untuk garam industri yang akan di distribusikan ke pelaku industri pengasin ikan dan pabrik es. Perkarung sekitar 50 kg, jadi dapat diperkirakan akan ada sekitar 45.000 kg atau 45 ton garam. Insya Allah sekitar empat hari lagi akan datang 900 karung lagi untuk garam industri, nanti akan kita bagikan. Sedangkan untuk garam halus kurang lebih 9 hari lagi baru akan datang, dimana rencananya 400 ton untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” bebernya.

Oleh karenanya kepada distributor, Yuliswan mengimbau agar tidak memberikan harga yang mahal diatas harga HET (Harga Eceran Tertinggi). ” Kita akan tetap pantau terhadap kondisi stok garam. Dan saya minta terutama kepada para pelaku industri agar jangan sampai ada yang tidak dapat. Jadi dibagi-bagi dulu barangnya,” pungkasnya. (Fiz)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: