banner 728x90

PLUT dan Diskop dan UMKM Babel, Sukseskan Program 1.001 Digital Enterpreneur

//Cetak Wirausaha Produktif, Inovatif dan Revolusioner

PANGKALPINANG – Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Babel menyelenggarakan salah satu program unggulan, yakni Program 1.001 Digital Enterpreneur. Sebagaimana dijelaskan oleh Ketua PLUT Babel, Ferdinan Handrata, saat ditemui BabelPos, Kamis (30/31). Dia menjelaskan, bahwa kegiatan ini diawali dengan proses seleksi 50 wirausaha pemula program 1.001digital enterprenuer yang telah dilaksanakan pada 27 Agustus 2018.

Peserta yang mengikuti proses seleksi ini pun berasal dari kalangan masyarakat pelaku UMKM bahkan para mahasiswa/ mahasiswi. “Program digital enterprenuer ini sebetulnya memang salah satu program unggulannya Dinas Koperasi dan UMKM Bangka Belitung. Namun, kali dikolaborasikan bersama PLUT Babel, karena memang tujuan yang ingin kita capai dari kegiatan ini adalah untuk mendidik, membina dan menjadikan para wirausaha baru sebanyak 50 orang ini sebagai wirausaha yang produktif, inovatif dan revolusioner,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Momon ini mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 400 orang. Ini menunjukan bahwa animo masyarakat terhadap dunia wirausaha sudah semakin baik di Babel. Dari 400 orang ini, kemudian diseleksi secara ketat dan diwawancara oleh Dinas Koperasi dan UMKM Babel dan juga PLUT Babel, sehingga yang lolos menjadi 50 orang.

Proses seleksi dan interview ini memang benar-benar dilakukan agar program digital enterprenuer ini tepat sasaran dan hasilnya pun bisa terukur. Sehingga, setelah akhir dari latihan diharapkan 50 orang yang terpilih ini memang benar-benar dapat menjadi sosok-sosok enterprenuer sebagaimana yang diharapkan.

“Tentu saja kita akan terus mendukung dan melaksanakan kegiatan semacam ini secara bertahap dan bertumbuh dan setiap tahunnya kita menargetkan sebanyak 250 orang. Kita optimis dalam 5 tahun, target 1001 digital enterprenuer ini akan tercapai. Apalagi kita lihat dari hasil seleksi 50 orang ini, semangatnya memang bagus, urgensisnya akan sebuah program menjadi pelaku UMKM juga kami nilai tepat,” tambah Momon.

Masih dikatakan Momon, bahwa pada saat proses seleksi kemarin, masing-masing peserta digali motivasinya dan juga urgensinya seperti apa dan seberapa besar pula pengaruhnya untuk hidup si calon pengusaha. Sebab, kalau memang yang bersangkutan (peserta) ini memang sudah sukses, maka ada baiknya manfaat program ini diberikan kepada orang lain di luar sana yang memang banyak dan lebih membutuhkan.

“Kami yakin bahwa program digitalpreneur ini sangat dibutuhkan oleh mereka-mereka di luar sana yang selama ini barang kali bahkan belum tentu bisa mendapatkan kesempatan yang sama. Oleh karenanya, kami sangat cermat dalam melakukan proses seleksi kemarin,” kata dia.

Latar belakang para npeserta ini juga beragam. Ada yang memang belum punya usaha, ada juga yang sudah punya usaha jualan 2 – 3 bulan atau bahkan punya usaha tapi berjalan lebih dari 1 tahun, namun stagnan tidak berkembang. “Dan karena itu, kita maunya berkembang, jadi yang pasti wirausaha yang melek teknologi lah yang kita inginkan dan hasil dari proses ini,” tambahnya.

Ke depan, Dinas Koperasi dan UMKM Babel bersama PLUT juga akan terus menjalin kerjasama.

Salah satunya adalah akan melaksanakan coaching (pembinaan) tentang enterprenuership, tentang pengusaha secara umum. Coaching ini bertujuan untuk mendorong para pelaku usaha khususnya pemula agar tidak hanya sekedar bagaimana memproduksi sebuah produk, tetapi juga diajarkan bagaimana membesarkan usaha, bagaimana branding, promosi kerjasama yang baik dengan para staekholder agar usaha yang dijalankan juga bisa terus berkembang. (lya)

Related Search

Tags:
author

Author: