banner 728x90

PNS Beltim Huni Sel Mapolsek Gantung

*Curi Uang Istri Sirii, Sekaligus Berikan Laporan Palsu

foto BTersangka JL
Petugas Polsek Gantung saat mengawal PNS yang menjadi Pelaku Pencurian dan memberikan Laporan palsu, JL (36) dengan barang bukti uang Rp.8,4 juta.

GANTUNG -Prilaku Pegawai Negeri Sipil (PNS) tak ini tak patut ditiru. Sebagai abdi negara seharusnya jadi teladan dan dapat melayani masyarakat dengan baik di tempat ia bekerja. Akan tetapi, seorang PNS Kabupaten Beltim berinisial JL (36) malah sebaliknya. Ia ketahuan mencuri uang istri sirinya sekaligus membuat laporan palsu ke Mapolsek Gantung, Minggu (1/3) kemarin.

Atas perbuatannya itu, PNS yang masih aktif bekerja di Komplek Perkantoran Pemda Beltim Manggarawan, kini harus mendekap di balik jeruji besi Mapolsek Gantung.

Kapolres Beltim, AKBP Nugrah Trihadi S.ik melalui Kapolsek Gantung, Iptu Ryan Faisal membenarkan adanya seorang PNS Beltim terlibat kasus pencurian dan laporan palsu.

“JL kini masih mendekap di polsek Gantung, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia sudah melakukan pencurian dan juga membuat laporan palsu,” ungkap Kapolsek Gantung, Iptu Ryan Faisal, kepada Belitong Ekspres Senin (2/3) kemarin saat ditemui di ruang kerjanya.

Iptu Ryan menjelaskan, kasus pencurian terungkap berawal istri sirinya TK (26), yang kehilangan uang sebesar Rp.8,4 juta di kontrakan tempat mereka tinggal, RT 3 Dusun Seberang, Gantung, Minggu (1/3). Lalu, sekira pukul 18.30 WIB, JL mendatangi Polsek Gantung untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Atas laporan itu, kami pun segera turun ke TKP untuk menelusurinya. Namun setelah kami usut, ternyata yang menjadi pelakunya adalah JL sendiri. ‎Di hadapan petugas tadinya pelaku sempat bersandiwara dan berkisah seolah dia bukan pelakunya,” jelas Iptu Ryan.

Akan tetapi lanjut Kapolsek, petugas akhirnya berhasil menemukan uang sebesar Rp.8,4 juta masih utuh di jok sepeda motor yang ia pakai saat melaporkan kejadian.

Sementara itu, menurut pengakuan istri siri Tk di Mapolsek Gantung kemarin, Ia dan JL sebenarnya baru hidup bersama di kontrakan kurang lebih 4 bulan lalu. Dan Tk mengakui sudah mengenal sosok JL sejak 1 tahun lalu.

“Awalnya kejadian ini, ingin saya putuskan secara damai dan kekeluargaan. Namun yang melaporkan kehilangan uang di kontrakan kami tinggal, ia sendiri (JL, red). Dan ternyata ia juga pelakunya, dengan membuat laporan palsu,” ungkap Tk kepada Belitong Ekspres.‎

Setelah ditemukan uang di jok sepeda motor tersebut, barulah JL mengaku bahwa ia yang mengambil uang milik Tk. Saat ditanya, JL mengatakan rencana uang itu akan dipakai untuk melunasi hutang piutangnya.

Barang bukti uang senilai Rp.8,4 juta berikut sepeda motor milik JL kini diamankan di Polsek Gantung. Atas perbuatannya PNS ini dikenakan pasal 362 pencurian dan 266 tentang keterangan palsu, dengan ancaman kurungan 5 dan 7 tahun penjara.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Kantor tempat JL bekerja dan belum bisa dihubungi. Saat dihubungi Senin (2/3) siang kemarin, telepon seluler Kepala Kantor tersebut hanya terdengar nada sibuk. (feb)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: