banner 728x90

Polisi Akan Panggil Aliong

banner 468x60

*Terkait Aktivitas Penambangan Pasir
*Polisi Sudah Gelar Pra Rekonstruksi

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pihak kepolisian berencana akan memanggil Aliong (penambang pasir,red) dan sejumlah penambang lainnya di wilayah eks Tambang Kaolin PT. Nipsea Martapura, Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan.

Sebab, peristiwa terjadinya kasus pengeroyokan terhadap Wartawan Posbel Disa Ariyandi, bermula dari penulisan berita aktivitas penambangan di lokasi itu, yang kabarnya dibekingi oleh oknum LSM Intel dan wartawan mingguan Perwabel.

banner 300x250

Kapolres Belitung AKBP Sunandar mengatakan, pemanggilan terhadap para penambang akan dilakukan pada langkah selanjutnya. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan introgasi secara maraton terhadap para oknum LSM dan Perwabel yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap Disa.

“Setelah itu, kita akan gelar kasus. Dalam gelar ini, kami akan kesimpulan berdasarkan, Sesaat kejadian, sebelum kejadian, pada saat kejadian, dan sesusah kejadian,” ujar AKBP Sunandar, Kamis (28/9) kemarin.

Dengan hasil urain tersebut, pihak kepolisian bisa menyimpulkan siapa yang bersalah dalam kasus penganiayaan terhadap Disa. Sehingga, proses akan dinaikan menjadi penyidikan dan penetapan tersangka.

AKBP Sunandar menegaskan akan menerapkan sesuai hukum yang berlaku, dalam kasus pengeroyokan ini. “Dan kami akan menegakan hukum, dalam kasus yang menyita perhatian masyarakat ini,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian Polsek Tanjungpandan yang memegang perkara ini telah melakukan pra rekonstruksi di Kantor Posbel Jalan Gaparman, Tanjungpandan, Kamis kemarin. Beberapa adegan diperagakan dalam pra rekonstruksi ini.

Mulai dari, saat rapat yang dilakukan petinggi Posbel dengan oknum LSM Intel dan wartawan Perwabel. Setelah itu debat dengan Disa, hingga terjadilah perkelahian yang menyebabkan korban luka memar.(kin)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: