banner 728x90

Polisi Cegah Praktik Politik Uang

*Biasanya Modus Pelaku dengan Serangan Fajar

TANJUNGPANDAN-Potensi adanya tindak pelanggaran dan kecurangan menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur-wakil Gubernur Babel (pilkada) 2017 bisa saja muncul dalam berbagai bentuk. Di antaranya yang dikenal dengan monoey politics (politik uang) seperti serangan fajar dengan membagi-bagikan uang kepada para calon pemilih agar memilih calon yang dikehendaki.

Untuk mengantisipasi tindakan itu, Polres Belitung sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi mulai sekarang hingga H-1 pencoblosan 15 Februari 2017 mendatang. Kapolres Belitung AKBP Sunandar mengatakan, money politics seperti serangan fajar bisa terjadi beberapa jam sebelum masyarakat melakukan pencoblosan.

Dikatakan Kapolres, biasanya itu dilakukan oleh para tim sukses untuk memenangkan pasangannya. Untuk mengatasi hal itu, AKBP Sunandar sudah menyiapkan strategi khusus, yakni dengan menyebar intelejen terbaiknya di setiap titik lokasi.

Bahkan, Polres Belitung akan mengerahkan kekuatan penuh untuk mencari dan menangkap pelaku yang memberikan sejumlah uang atau barang ke masyarakat dengan tujuan untuk memilih pasangan calon tertentu.

Bahkan, AKBP Sunandar akan menindak tegas oknum-oknum yang terlibat money politics menjelang pencoblosan. Katanya, tidak menutup kemungkinan kejahatan politik ada di Bangka Belitung, termasuk di Belitung.

“Jika kita sudah menemukan, kita akan tangkap dan kami serahkan ke Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu), biar mereka akan melakukan penindakan. Setelah itu, proses hukum akan berurusan dengan polisi,” kata AKBP Sunandar, kepada Belitong Ekspres, Rabu (8/2) kemarin.

Anggota Polres Belitung akan disiagakan selama tiga hari yakni, mulai Senin (13/2) pada pukul 0.00 WIB, hingga hari H saat pencoblosan yakni Rabu (15/2) mendatang. “Kami berharap, Pilgub 2017 ini berjalan aman dan lancar,” kata AKBP Sunandar.

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan Kepada Detasemen B Brimob Polda Bangka Belitung AKBP Wahyu Dharmalaksana. Dirinya akan melakukan patroli keamanan menjelang pencoblosan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bangka Belitung.

Katanya, target utama adalah serangan fajar yang dilakukan tim sukses pasangan calon. “Bahkan, selain itu, kita juga melakukan deteksi adanya hal-hal yang tidak diinginkan di Belitung dan Belitung Timur,” kata AKBP Wahyu.(kin)

Related Search

Rate this article!
author

Author: