banner 728x90

Polisi Grebek Judi Sabung Ayam

*Oknum Anggota SatPol PP Beltim Terlibat?

*Camat Gantung Sayono Mengaku Sangat Terpukul

GANTUNG-Oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) diduga terlibat judi sabung ayam. Oknum Satpol PP yang bertugas di Kecamatan Gantung tersebut digrebek polisi bersama puluhan orang lainnya di lokasi perjudian Dusun Rasau Desa Gantung, Minggu (24/1) sore. Selain oknum Satpol PP, seorang mahasiswa juga ikut digrebek di lokasi perjudian sabung ayam di dalam hutan dusun setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres, penggrebekan lokasi judi dilakukan Tim Buser Satreskrim Polres Beltim. Namun, saat penggrebekan puluhan orang yang berada di lokasi sempat berhamburan lari tunggang langgang.

Polisi hanya berhasil mengamankan beberapa orang dan puluhan sepeda motor di lokas tersebut. Dari hasil pengembangan kepemilikan sepeda motor yang diamankan polisi, terungkap dugaan keterlibatan oknum Satpol PP berstatus PNS berinisial Pt. Selain itu, ada seorang mahasiswa asal Desa Gantung yang sedang pulang kampung.

Kepala Desa Gantung Siswadi, membenarkan ada peristiwa penggerebekan judi sabung ayam di wilayah “kekuasaaanya” tersebut. Namun demikian, ia tidak tahu persis kronologis kejadian dan berapa jumlah pelaku yang diamankan polisi. Dia hanya tahu ada seorang oknum Satpol PP dan seorang mahasiswa yang diikut digrebek di lokasi.

“Benar, ada penggrebekan judi sabung ayam pada Minggu (24/1) sore. Untuk lokasi judi itu, jauh masuk dalam hutan, tapi aku dak tahu jelas kronologis penggrebekannya,” ungkap Siswadi saat dihubungi Belitong Ekspres, Senin (25/1) kemarin.

Menurut Siswadi, oknum Satpol PP itu bertugas di Kecamatan Gantung bagian ketertiban umum (Tibum). Sedangkan seorang mahasiswa adalah warga desanya sendirinya yang saat ini berkuliah semester enam di salah satu perguruan tinggi di luar Belitung. Selama ini aktivitas perjudian sabung ayam tersebut, kata dia tidak pernah termotoring oleh pihak Desa Gantung.

“Kami tidak pernah melakukan pembiaran, tapi memang tidak termonitor karena lokasinya jauh masuk hutan. Tapi besok (hari ini, red) masalah ini, akan tetap saya tindaklanjuti. Sebab ini menyangkut warga saya yang saat ini masih mengenyam bangku kuliah,” akunya.

“Besok dia (mahasiswa,red) akan kami urus dan cara tahu sejauh mana keterlibatannya. Soalnya saya tahu tidak jelas, apakah dia ikut main atau hanya nonton,” tandas Siswadi.

Sementara itu itu, Camat Gantung Sayono membenarkan oknum Satpol PP yang bertugas di Kantor Kecamatan digrebek polisi di lokasi perjudian di Dusun Rasau, Desa Gantung, pada Minggu (24/1) sore. Namun, hingga ia mangaku belum tahu jelas sejauhmana keterlibatan oknum Satpol PP berinisial Pt.

“Iya benar, dia saat itu dalam posisi tidak bertugas. Dia saat saat ini sudah diamankan dan diminta keterangan oleh polisi. Tapi, aku belum tahu perkembangan, apakah dia benar tidak terlibat atau tidaknya,” ungkap Sayon saat dikonfirmasi tadi malam.

Atas kejadian penggrebekan yang menyeret nama oknum Satpol PP tersebut, pihaknya merasa sangat terpukul. Sebab, oknum Satpol PP yang selama ini selalu memberikan pembinaan dan tauladan yang baik, malah berbuat sebaliknya.

“Kami tentu sangat terpukul atas kejadian ini. Kalau seandainya dalam perkembangan dia terlibat, tetap diproses sesuai aturan yang berlaku. Tapi sebelumnya, kami akan berkoordinasi dengan pimpinan dulu,” tandas Sayon.

Terpisah, Kepada Satpol PP Beltim Sudiono melalui Kasi Ops dan Penegakan Perda Nazirwan mengaku terkejut mendapat kabar oknum Satpol PP yang tertugas di Kantor Kecamatan Gantung, digrebek di lokasi judi ayam.

“Jujur kami belum tahu informasi itu, nanti akan tindaklanjuti. Tapi kalau benar-benar dia terlibat akan dikenakan saksi tegas sesuai aturan berlaku,” kata Nazirwan saat dihubungi Belitong Ekspres, tadi malam.

Menurut Nazirwan, terlepas oknum Satpol PP terlibat atau tidaknya berjudi sabung ayam, akan tetapi bila berada di lokasi tetap salah dan melanggar kode etik. “Tapi untuk lebih tepatnya bicara sanksi bagusnya ke Kasatpol PP aja,” pinta Nazirwan.

Hingga berita ini diturunkan, penggrebekan judi sabung ayam tersebut belum mendapat tanggapan dari pihak Satreskrim Polres Beltim. Beberapa kali dihubungi melalui pesan singkat, tetapi tidak mendapat jawaban atau respon. (yud/feb)

Related Search

Rate this article!
author

Author: