banner 728x90

Polisi Penuhi Wasiat Pelaku Bunuh Diri ini

banner 468x60

Sejumlah anggota polisi dibantu warga mengantarkan Jenazah Mas Yono di TPI Jalan Sriwijaya, Rabu (20/12) kemarin.

//Patungan untuk Biaya Pemakaman

banner 300x250

TANJUNGPANDAN – Setelah delapan hari berada di freezer jenazah RSUD Marsidi Judono, akhirnya mayat korban bunuh diri Mas Yono (49), dikebumikan di Taman Pemakaman Islam (TPI), Kawasan Jalan Sriwijaya, Rabu (20/12) kemarin.

Lamanya pengkuburan mayat itu lantaran, pihak kepolisian berupaya untuk mencari petunjuk keluarga Mas Yono di Belitung. Namun hasilnya nihil, sebab beberapa rekan korban yang awalnya berada di Tanjungpandan, sudah balik ke Jawa.

Kendala lain yang dialami pihak kepolisian adalah masalah komunikasi. Pasalnya, korban tidak memiliki handphone. Sehingga, kesulitan untuk melacak keberadaan keluarga Mas Yono yang diketahui ada di Jawa Tengah. Hingga akhirnya pihak kepolisian memilik untuk memakamkan di Belitung. Bahkan, untuk biaya pemakaman dan pengambilan mayat di RSUD Marsidi Judono, sejumlah polisi berpatungan mengeluarkan dana pribadi.

Kanit Buser Polres Belitung Aipda Tontosan mengatakan, sesuai amanah dari korban melalui surat wasiatnya, yang meminta dikebumikan secara layak akhirnya dilakukan. Meski agak lambat.

“Kita awalnya mencari petunjuk namun, di Belitung tidak ada seorangpun yang mengenali. Sehingga kita putuskan untuk mengubur, sesuai keinginan korban sebelum meninggal,” kata Tontosan.

Jenazah diambil dari RSUD Marsidi Judono, setelah itu disalatkan di Masjid Jalan Pondok Pinang RT 07 RW 06 Kelurahan Paal Satu, dan langsung dimakamkan. Puluhan warga mengiringi pemakaman ini.

“Sesuai dengan surat wasiat korban sebelumnya yang meminta dimakamkan secara layak, maka kami akan lakukan,” kata Ketua RT 7 Jalan Pondok Pinang, Al Umat Sumarno.

Diberitakan sebelumnya, Fatah hati ditolak seorang janda, pria berinisial So (49) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun tikus. Pendatang asal Jepara Jawa Tengah ini ditemukan tewas di depan pintu rumah sang Janda berinisial Sa (45), Selasa (12/12) malam.

Peristiwa ini terjadi berawal saat So mendatangi kediaman janda ini di Jalan Pondok Pinang RT 07 RW 06 Kelurahan Paal Satu, sekitar pukul 17.30 WIB. Namun, janda beranak dua tersebut tak merespon korban yang diketahui sebagai tukang pembuat lemari. (kin)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: