banner 728x90

Polisi Tetapkan Suhardi Sebagai Terangka

banner 468x60

*Dalam Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur

SIJUK-Polisi akhirnya resmi menetapkan Suhardi (54) pelaku kasus pencabulan terhadap Melati (10 tahun-bukan nama sebearnya), Kamis (1/9) lalu, sebagai tersangka. Pasalnya, polisi sudah melakukan penyidikan dan mendengerkan keterangan saksi-saksi dengan hasil yang menimpulkan positif tersangka terhadap pelaku.

Atas perbuatannya, Pelaku dikenakan Pasal 81 Undang-Undang nomor 23 Tahun 2002, atas Perubahan Undang-Undang No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak. Ancaman hukuman tersangka 15 tahun penjara.

banner 300x250

Kapolsek Sijuk AKP Kaya Simatupang mengatakan, sejumlah saksi-saksi sudah diperiksa. Untuk barang bukti seperti baju korban, sudah diamankan di Mapolsek Sijuk. Selain itu, polisi sudah memeriksa pelaku.

Dijelaskan Kapolsek Sijuk, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir (bukan tukang tarik boat, seperti berita sebelumnya), tak kuasa menahan hawa nafsu. “Sehingga, Suhardi nekat melakukan perbuatan itu (cabul,Red) kepada bocah di bawah umur, meski Suhardi sudah beristri,” ujar AKP Kaya Simatupang, kepada Belitong Ekspres, Senin (5/9) kemarin, di Mapolres Belitung.
Setelah peristiwa ini terjadi, Kapolsek Sijuk AKP Kaya Simatupang meminta kepada masyarakat Belitung, khususnya Kecamatan Sijuk, agar menjaga anaknya yang masih di bawah umur.

“Kalau bisa, anak terus diawasi. Orang tua harus memantau dan ekstra waspada, jika anaknya diajak bermain ke lokasi yang jauh, meski diajak saudaranya sendiri. Jangan sampai peristiwa ini terjadi,” pungkasnya.

Seperti diberitaka Belitong Ekspres, Senin (5/9) kemarin,  sungguh bejat apa yang dilakukan Suhardi (54) warga Jalan Tanjung Tinggi Dalam RT 8 RT 3 ini. Sebab, dengan teganya ia mencabuli Melati (10) yang tak lain masih kerabat (bukan cucu kandung,Red), di kebun Desa Keciput, Kamis (1/9) lalu. (Kin)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: