banner 728x90

Program RTLH Jangan Cuma Andalkan Daba Provinsi

ilustrasi

//Kabupaten/Kota Didesak Turut Menganggarkan

PANGKALPINANG – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Aryanto tampak kesal dengan pemerintah kabupaten/kota yang hanya mengandalkan dana bantuan (Daba) Provinsi pada program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pemerintah Kabupaten/Kota se-Babel juga memiliki tanggung jawab serupa untuk mengakomodasi program tersebut.

“Untuk melakukan perbaikan RTLH ini apakah kabupaten kota juga melakukan hal yang sama. Ada berapa sih RTLH se-Babel. Apakah ada semacam pembicaraan setiap tahun provinsi sekian, kabupaten sekian untuk menyelesaikan ini. Jangan provinsi, provinsi, provinsi terus. Kabupatennya mana?” tanya Aryanto dengan nada kesal saat rapat banggar di DPRD Babel, Selasa (7/8).

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PERKIM) Babel diminta harus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar mereka juga menyiapkan pos anggaran dari APBD dan tidak terus-terusan hanya mengandalkan daba provinsi. Pemerintah kabupaten/kota semestimya harus bertanggungjawab dengan pembangunan RTLH di wilayah mereka.

“Daba ini sudah kita sampaikan ke kabupaten uangnya. Mereka sendiri sudah diberikan ke kabupaten, inilah dana mereka. Mereka sendiri tidak lagi menganggarkan menambah dana itu sendiri,” ketus Aryanto.

Ia pun mendesak seluruh pemerintah kabupaten/kota agar menggelontorkan anggaran untuk program RTLH. Jangan hanya bergantung pada daba provinsi. “Saya setuju daba, maksudnya kalau 100 rumah, ya 60 provinsi dan kabupaten harusnya 40, contohnya seperti itu. Jangan dibebankan ke provinsi semua habis APBD kita. Sedangkan kita sendiri banyak keperluan,” keluhnya.

Sementara, Kepala Dinas Perkim Provinsi Babel, Rakhamdi mengungkapkan saat ini ada 11.738 unit rumah berdasarkan data RTLH seluruh kabupaten/kota. Terkait pemerintah kabupaten/kota yang hanya menggunakan daba untuk program RTLH, dirinya membenarkan perihal tersebut.

“Kita berikan daba ke wilayah mereka, inilah yang bisa mereka sharing. Nanti berapa dana dari provinsi dan berapa dana yang harus mereka support dari kabupaten kota. Sehingga bentuk tanggungjawab ini mereka juga bisa merasakan,” harapnya. (Fiz)

Related Search

Tags:
author

Author: