banner 728x90

PS Beltim Kandas di Kancah Nasional

//Harapan Terkubur di Babak Play Off Liga 3

MANGGAR – Perjalanan PS. Beltim ke kancah Nasional kembali terhenti. Padahal anak asuh Syarifudin ini tinggal sejengkal lagi lolos ke putaran 32 besar nasional, dengan syarat harus mengalahkan PS. Matra Mamuju Utara di babak Play Off Liga 3.
PS. Beltim harus mengakui kehebatan PS. Matra Mamuju Utara, dengan skor (0-0)-(2-0) pada pertandingan di Stadion Citarum Semarang, Kamis (30/11) kemarin. Kegagalan ini tentunya harus diperbaiki dari segala sisi, dan menjadi bahan evaluasi ke depan.
PS. Beltim berada di grup 1 bersama Persibeng Bengkayang Kalbar dan PS. Matra Mamuju Utara, Sulbar. Namun PS.Beltim di bawah kepemimpinan Pelatih Syarifudin untuk menuju Liga 3 semuanya harus terkubur di tahun 2017 ini.
Sebelumnya, saat menghadapi Persibeng Bengkayang Kalbar di Stadion Citarum Semanrang, Rabu (29/11) kemarin, PS. Beltim menang dengan skor akhir 2-1. Kemenangan berkat gol yang diciptakan Rico M (7) di menit ke 30 babak pertama dan gol kedua diciptakan Elki Okta Pratama (17) di menit ke 59 babak kedua.
Berdasarkan pantauan Belitong Ekspres saat pertandingan, anak anak asal Beltim ini juga tak kalah cerdas menjalani laga demi laga. Namun entah apa yang dikatakan Dewi Keberuntungan “Dewi Fortuna” pada saat meladeni tim PS.Matra Mamuju Utara masih belum memihak pada tim yang memiliki kelompok Supporter “Penebok” itu.
Pelatih kepala PS.Beltim di ajang Babak Play Off Liga 3 nasional, Syarifudin hanya bisa mengatakan ini lah akhir dari sebuah perjalanan PS. Beltim, yang sebenarnya masih bisa mengimbangi permainan lawan. Selain faktor keberuntungan, juga di antaranya masih ada faktor lain yang masih perlu dibenahi.
“Selain keberuntungan, juga masalah Fisik dan mental para pemain sepertinya harus lebih dilakukan peningkatan, jika dikatakan skill pemain mungkin boleh dikatakan merata. Dan kami kedepan tetap akan lebih akan meningkatkan segala apa yang kami lihat masih diperlukan, demi membawa nama baik daerah dikancah nasional,” ungkap Pudin sapaan akrab Syarifudin.
Pudin melanjutkan semua ini bukan hanya menjadi tanggung jawab PS.Beltim, namun merupkan harapan dan tanggung jawab bersama. Terutama dalam mengolah dan menginginkan sebuah tim yang solid dan mampu melangkah ke kancah nasional.
PS. Beltim sebenarnya untuk wilayah Asprov PSSI Babel memang sudah boleh dikatakan memiliki posisi di 2 besar, dan sah memiliki kepercayaan. Itu semua diukur dari beberapa kalinya PS.Beltim ikut mewakili Provinsi Babel (Sepakbola) di ajang nasional, diantaranya Liga 3 tahun 2016, dan Piala Soeratin tingkat nasional yang digelar beberapa bulan lalu.
Kebangkitan Sepakbola di Beltim sebenarnya juga didukung penuh oleh masyarakat pada khususnya. Ini terlihat dari banyaknya turnamen yang digelar baik di tingkat Desa hingga Kabupaten yang tentunya diikuti tidak sedikit tim/klub yang ada di Pulau Belitung.
Bicara perkembangan Sepakbola di Beltim sudah dimulai sejak usia dini, dengan hadirnya beberapa SSB di setiap Kecamatan. Berarti kecintaan pada olahraga yang bermasyarakat ini sudah mulai tumbuh, namun dari itu mungkin masih ada yang dinilai kurang.
Bahkan Ketua Askab PSSI Beltim, Burhanudin yang juga Wakil Bupati Beltim terus berupaya membuat segala gebrakan di dunia Sepakbola. Dengan merangkul masyarakat pecinta Sepakbola guna membangkitkan Sepakbola di Beltim.
Aan sapaan akrab Burhanudin beberapa waktu lalu di ajang Babak Play Off Liga 3 nasional optimis dengan menargetkan lolos ke putaran 32 besar, namun segala harapan dan keinginan sepertinya masih belum tercapai. Dan ini lah sepakbola. Apa yang diinginkan namun belum tentu itu akan tercapai. Sebab semua bisa saja dimungkinkan sebelum peluit panjang wasit ditiupkan. (feb)

 

 

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: