banner 728x90

PT DAK, JPPI & Pemkab Beltim Jalin Kerjasama

banner 468x60

Dari kanan ke kiri Bupati Beltim, Dirut PT JPPI, Menteri BUMN, Dirut Pelindo II dan Dirut PT DAK.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – PT. Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI) akan menanamkan modal di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Dengan menggandeng PT Dok Perkapalan Air Kantung (DAK) dan Pemkab Beltim, PT JPPI akan membuat dok galangan kapal.

banner 300x250

Rencana investasi anak perusahaan PT Pelindo II tersebut ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara PT JPPI, dengan PT DAK dan Pemkab Beltim, Jum’at (25/8) di Kantor Kementerian BUMN Jalan Medan Merdeka Jakarta Pusat.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) PT JPPI, Bimo Widiatmoko, Dirut PT DAK, Dodi Setiabudi dan Bupati Beltim Yuslih Ihza. Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut Pelindo II (IPC) Elvyn G. Masassya turut hadir menyaksikan proses penandatanganan tersebut. “Abis MoU ini kita akan turun dulu ke sana (Kabupaten Beltim-red) untuk buat dulu visibility studinya. Saya harap satu bulan selesai semua,” kata Bimo.

Didampingi Komisaris Komisaris JPPI, Abdul Rahim Hasan, Bimo menekankan seusai studi, PT JPPI akan mengimplementasikan hasil MoU dengan mengikatnya ke dalam Perjanjian Kerjasama baik dengan Pemkab Beltim maupun dengan PT DAK. Setelah itu barulah perusahaan plat merah tersebut melakukan perbaikan dan persiapan terhadap dok yang akan digunakan. “Secara teknis kita akan mempersiapkan kapal-kapal apa yang akan kita bisa lakukan perbaikan. Tentunya disini kita bekerjasama dengan PT DAK untuk perbaikan ataupun perawatan kapalnya,” ujar Bimo.

Saat ini Bimo belum bisa merinci berapa total nilai investasi yang akan ditanamkan serta jumlah lapangan pekerjaan yang akan disediakan. Perkiraan nilai investasi akan keluar seusai tim dari JPPI turun ke lapangan. “Nanti pada saat akan PKS (Perjanjian Kerjasama-red) baru akan keluar angkanya. Terus model bisnis apa saja yang akan kita lakukan, abis studi itu baru munculnya,” jelas Bimo.

Bimo meyakini PT JPPI kemungkinan besar akan berinvestasi di Kabupaten Beltim. Bahkan menurutnya PT JPPI punya minat besar dapat bekerjasama dengan sesama perusahaan plat merah.

“Saya pikir realisasinya sangat-sangat pasti terwujud. Karena ada keterlibatan tiga pihak ini, pasti akan kita wujudkan. Insyaallah,” ucap Bimo.

Sementara itu, Direktur PT DAK Dodi Setiabudi mengatakan MoU tersebut punya tujuan mulia untuk membangun perekonomian dan infrastruktur di daerah tertinggal, perbatasan, dan terpencil di Indonesia. Ia optimis jika BUMN saling bersinergi kontribusi bagi rakyat dan bangsa akan semankin besar.

“Dengan adanya MoU ini mudah-mudahan sinergi-sinergi antar sesama BUMN untuk membangun negeri akan semangkin terwujud. Tentunya akan memberikan efek positif bagi pembangunan di Kabupaten Beltim,” kata Dodi.

Dodi menyatakan sesuai bidangnya, anak perusahaan PT Timah yang kerjanya untuk revarasi kapal ini akan sejalan dengan PT JPPI yang akan menyediakan peralatan dan perbaikan untuk kapal. Ia berharap Perjanjian Kerjama akan segera terwujud.

“Sesama perusahaan negara kita bisa memaksimalkan pelayanan dan keuntungan untuk kepentingan pembangunan. Mudah-mudahan akan segera terwujud,” harapnya.

Harapan yang sama juga diungkapkan Bupati Beltim. Yuslih mengungkapkan jika dirinya sangat berharap MoU yang dilakukan akan ada tindak lanjutnya. Ia pun akan mengawal terus awal kerjasama dengan anak BUMN tersebut.

“Dalam waktu dekat mereka akan mengirimkan jadwal kerja mereka ke Kabupaten Beltim. Kita akan bantu semampu kita agar apa yang menjadi harapan bersama dapat terwujud,” ungkap Yuslih.

Yuslih menjamin Pemkab Beltim akan memberikan kemudahan akses untuk para investor yang akan menanamkan modalnya di Kabupaten Beltim. Bahkan Ia pun meminta kepada beberapa pejabat BUMN dan direktur anak perusahaan untuk melihat langsung potensi investasi yang ada di Beltim.

“Peluang ini harus kita sambut, pemerintah pusat sudah memberikan jalan. Mudah-mudahan setelah ini akan lebih banyak lagi perusahaan pemerintah ataupun swasta yang ingin mengembangkan usahanya di Kabupaten Beltim,” kata Yuslih. (rel)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: