banner 728x90

PT JPPI Serius Bangun Dok Galangan Kapal

banner 468x60

Foto bersama (Dirut) PT. JPPI Bimo Widiatmoko, Bupati Beltim Yuslih Ihza,SE, Direktur Utama PT DAK Dicky Sinoritha, Ketua DPRD Beltim Tom Haryono Harun, Plt. Sekda Beltim Evi Nardi, Direktur Keuangan PT Timah (Persero) Tbk Emil, Kepala Divisi Asset PT Timah (Persero) Tbk,M.Wirtsa Firdaus,di ruangan Bupati Beltim.

*Bekerjasama dengan PT DAK dan Pemkab Beltim

banner 300x250

*Rombongan Tinjau Lokasi di Kecamatan Manggar

belitongekspres.co.id, MANGGAR – PT. Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI), yang merupakan anak Perusahaan PT. Pelindo II, serius untuk berinvestasi di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dengan membangun Dok Galangan kapal. Pembangunan rencananya bekerjasama dengan PT. Dok Perkapalan Air kantung (PT.DAK) dan Pemkab Beltim.

Keseriusan investasi tersebut terlihat saat Direktur Utama (Dirut) PT. JPPI Bimo Widiatmoko, meninjau langsung ke lokasi Dok Galangan Kapal yang ada di Kecamatan Manggar Kabupaten Beltim, Senin (4/9) kemarin.

Peninjauan dilalukan bersama Bupati Beltim Yuslih Ihza,SE, Direktur Utama PT DAK Dicky Sinoritha, Ketua DPRD Beltim Tom Haryono Harun, Plt. Sekda Beltim Evi Nardi, Direktur Keuangan PT Timah (Persero) Tbk Emil, Kepala Divisi Asset PT Timah (Persero) Tbk,M.Wirtsa Firdaus, serta Kepala OPD lainnya.

Sebelumnya rencana investasi anak perusahaan PT Pelindo II itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara PT JPPI, dengan PT DAK serta Pemkab Beltim, di Kantor Kementerian BUMN Jalan Medan Merdeka Jakarta Pusat, beberap waktu lalu.

“Kita saat ini sedang melakukan peninjauan untuk penggunaan area ini untuk diaktifkan kembali menjadi Dok Galangan kapal nantinya. Dan, tentunya kita bekerjasama dengan pihak Pemkab Beltim dan juga PT.DAK (Anak perusahaan PT.Timah,red),” ungkap Bimo kepada Belitong Ekspres di sela peninjauan lokasi.

Bimo menambahkan, setelah peninjauan ke lokasi nantinya mereka akan segera melakukan kajian atau visibility studinya. Dalam waktu cepat diharapkan pembangunan Dok Galangan akan terlaksana. Sehingga ini menjadi Projeck percontohan kerjasama BUMN dengan BUMN yang lain.

“Saya rasa ini kesempatan yang baik dan akan membantu masyarakat Beltim nantinya. Karena ini merupakan kerjasama anak Perusahaan Pelindo II yang bekerjasama dengan pihak PT. Timah serta Pemkab Beltim,” harap Bimo.

Bimo melanjutkan adanya MoU tersebut punya tujuan mulia untuk membangun perekonomian dan infrastruktur di daerah tertinggal, perbatasan, dan terpencil di Indonesia. Ia optimis jika BUMN saling bersinergi kontribusi bagi rakyat dan bangsa akan semankin besar.

“Dengan adanya MoU ini mudah-mudahan sinergi-sinergi antar sesama BUMN untuk membangun negeri akan semangkin terwujud. Tentunya akan memberikan efek positif bagi pembangunan di Kabupaten Beltim,” ujar Bimo.
Sementara itu Bupati Beltim Yuslih Ihza, menyambut baik dengan adanya MoU yang dilakukan sebelumnya dengan pihak BUMN ini. Apalagi MoU yang dilakukan juga disaksikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut Pelindo II (IPC) Elvyn Gdi Jakarta belum lama ini.

“Ini juga sudah kita bicarakan dengan pihak PT.GMB dan sepertinya hal ini makin mengerucut dan membuka jalan dengan baik untuk pembukaan Dok Galangan Kapal ini,” sebut Yuslih.

Yuslih pun berharap ini akan segera terwujud. Karena menurutnya semua pihak sudah saling bekerjasama dan mendukung dengan baik. “Dengan harapan kita bersama ini semoga akan segera terwujud, dan tentunya juga untuk masyarakat Beltim pada umumnya. Kita akan bantu semampu kita agar apa yang menjadi harapan kita bersama, Intinya pihak Pemkab Beltim akan siap untuk melakukan yang terbaik,” harap Yuslih.

Yuslih menjamin Pemkab Beltim akan memberikan kemudahan akses untuk para investor yang akan menanamkan modalnya di Kabupaten Beltim. Bahkan ia pun meminta kepada beberapa pejabat BUMN dan direktur anak perusahaan untuk melihat langsung potensi investasi yang ada di Beltim.

“Peluang ini harus kita sambut, pemerintah pusat sudah memberikan jalan. Mudah-mudahan setelah ini akan lebih banyak lagi perusahaan pemerintah ataupun swasta yang ingin mengembangkan usahanya di Kabupaten Beltim,” pungkas Yuslih. (feb/adv)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: