banner 728x90

Raja Berekor akan Guncang Yogyakarta

banner 468x60

MANGGAR – Raja berekor sepertinya akan hadir kembali. Raja berekor adalah sebuah cerita rakyat Pulau Belitung. Sajian Raja Berekor ini akan digelar salam sebuah Pentas Seni Budaya di Gedung Pertunjukan Concert Hall Komplek Taman Budaya, Yogyakarta oleh Ikatan Keluarga Pelajar Belitung (IKPB) cabang Yogyakarta, Sabtu (13/5/2017) mendatang.

Pentas ini Bertemakan “Budaya Belitong Sebagai Refleksi Diri Dalam Menghindari Arogansi Kepemimpinan”. Ketua Pelaksana Gebyar IKPB Yogyakarta 2017 Ferian Rebieyansyah mengatakan, pentas seni budaya ini digelar guna memperingati guna Dies Natalis IKPB ke-62 tahun.

banner 300x250

“Selain dilaksanakan untuk memperingati Dies Natalis IKPB ke-62, acara ini juga untuk mempromosikan Pulau Belitung di Yogyakarta. Untuk tahun ini konsep acara yang akan kami laksanakan adalah pertunjukan Drama Kolosal Raje Berekor,” ujar lelaki yang karib disapa Rebi ini seperti dikutip dari rilis pers yang diterima Wartawan, Senin (1/5) kemarin.

Juga disampaikannya Reservasi tiket masuk dapat menghubungi Contact Person: Putry/ WA (087788067060),  futryuntaryy (LINE), Lora (081949332242), Bayu (081949591914), atau Direct Message Instagram: ikpb_jogja.

Sekadar diketahui, pada 2015 lalu, IKPB Yogyakarta diketahui pernah mengangkat drama kolosal Yin Galema yang diangkat dari novel karangan novelis Belitong, Ian Sanchin.  Pentas yang menampilkan perpaduan budaya Melayu, Jawa, dan Tionghoa dilaporkan dihadiri ribuan penonton.

Sementara itu, Sutradara Pentas Seni Budaya IKPB Yogyakarta 2017, Iqbal H Saputra menuturkan, pementasan cerita rakyat “Raje Berekor” akan melibatkan sekitar 150 orang yang mayoritas adalah mahasiswa-mahasiswi Belitong di Yogyakarta.  Mereka yang dilibatkan terdiri dari para aktor dan aktris, pemusik, penari dan panitia produksi. Pementasan juga melibatkan sejumlah pihak dari Bangka, Riau, Jambi, dan Kalimantan. Dikatakan Iqbal, drama kolosal tersebut akan dipentaskan dalam bentuk modern.

“Kami kemas secara modern karena di zaman millenial ini cerita rakyat itu bisa dinikmati dan pesannya tersampaikan ke generasi muda,” ujar Iqbal, Senin (1/5) kemarin.

Dia berharap acara ini dapat disaksikan para masyarakat umum, diaspora Belitong di Yogyakarta dan berbagai pihak terkait temasuk alumni IKPB.

“Kami juga berharap seluruh masyarakat mahasiswa Belitung di Yogyakarta, instansi pemerintahan di Pulau Belitung dan alumni IKPB Yogyakarta dapat hadir untuk menyaksikan persembahan putra-putri Pulau Belitong di Yogyakarta” sebutnya.

Cerita Raje Berekor yang diangkat adalah cerita Raje Berekor versi buku Van Ronkel tahun 1875. Cerita ini dinilai cerita yang relatif berbeda dibandingkan versi cerita Raje Berekor yang diangkat berdasarkan buku yang pernah ada yang berorientasi pada Kerajaan Sriwijaya, Palembang.

Versi Van Ronkel dipilih karena dinilai lebih memiliki kedekatan emosional dengan Yogyakarta, kemudian juga karena selain lebih tua dan lebih berorientasi pada Kesultanan Mataram. (feb)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: