banner 728x90

Reklamasi Eks Tambang Liar Bikin Pusing

banner 468x60

PANGKALPINANG – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Nazalyus mengakui masih banyak perusahaan tambang yang belum menuntaskan kewajiban reklamasi untuk mengembalikan fungsi hutan.

“Terutama reklamasi yang dilakukan di kawasan hutan itu sudah pasti. Tapi kalau reklamasi di APL (Area Penggunaan Lain) itu domainnya dinas pertambangan. Iya memang belum maksimal. Jika sudah maksimal tidak ada lagi kawasan-kawasan yang terbengkalai. Karena itu memang perlu upaya-upaya penanganan secara serius,” katanya kepada wartawan, Jumat (17/3).

banner 300x250

Menurut Nazalyus, bukan perusahaan tambang legal yang menjadi perhatian pihaknya, mengingat ada instansi terkait yang bisa mendorong perusahaan menuntaskan kewajiban untuk reklamasi eks tambang. Namun, penambangan yang dilakukan secara ilegal tentu membuat pihaknya “pusing”, lantaran tidak ada dana untuk reklamasi eks tambang.

“Sebagian besar yang belum direklamasi dari kacamata pengamatan saya, itu lahan-lahan di APL oleh tambang yang ilegal kita harus tuntut kesiapa?, tapi kalau tambang-tambang berizin biasanya mereka dikejar oleh dinas pertambangan untuk bertanggungjawab. Jadi perlu ditelusuri secara menyeluruh,” harap Nazalyus.

Ia mengharapkan semua pihak terlibat dalam reklamasi dilokasi eks penambangan ilegal. Apalagi kata dia, dana pemerintah daerah untuk reklamasi tidak ada.

“Kalau upaya pengamanan lebih dari cukup oleh pokja-pokja, ada Pokja pengamanan, Polda. Memang perlu waktu untuk menangani masalah ini. Saya punya saran untuk lahan-lahan ini, karena dana pemerintah tidak ada, minta kepada pengusaha yang punya izin untuk bahu membahu menyelesaikan hal itu.Kita harus libatkan pihak ketiga kalau perorang kan berat juga,” tutupnya. (fiz)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: