banner 728x90

Sabu-Sabu Didapat dari Bandung

*Pengakuan Wanita Pekerja Panti Pijat yang Terjaring Razia

foto-a-tiga-pegawai-panti-pijat-positif-copy

Inilah panti pijat di Jalan Teuku Umar, yang tiga pekerja wanitanya positif menggunakan Narkoba jenis sabu setelah Tim Gabungan BNNK Belitung melakukan tes urin, Kamis (15/9) lalu.

TANJUNGPANDAN-Pengakuan mengejutkan dari tiga wanita pekerja panti pijat yang kedapatan menyimpan narkoba, saat razia yang dilakukan Tim Gabungan, BNN Kabupaten Belitung, Polres Belitung dan TNI, Kamis (15/9) lalu. Mereka mengaku mendapatkan barang haram itu dari Bandung Jawa Barat.

iklan swissbell

Sebelumnya, tim gabungan menangkap tiga wanita berinisial Is (34), MM (24), dan DD (29), diduga penyalaguna narkoba jenis sabu-sabu di salah satu Panti Pijat Jalan Teuku Umar kelurahan Kampong Damai. Setelah menangkap ketiganya petugas melakukan introgasi.

“Dari pengakuannya, mereka dapat pasokan narkoba itu dari NN yang berdomisi di Bandung. Saat ini, kami masih terus melakukan penyidikan terkait kasus ini,” ujar Kasat Narkoba Polres Belitung Iptu Wendi Indra Yudha, kepada Belitong Ekspres, Jumat (16/9) kemarin.

Kata Iptu Wendi, ketika disinggung mengenai proses hukum ketiganya, polisi akan berkoordinasi dengan BNNK Belitung terkait kasus ini. Untuk barang bukti seperti alat hisap alias bong masih diamankan.

Dijelaskan Iptu Wendi, saat ini pihak kepolisian terus berupaya untuk memberantas peredaran narkotika di Belitung. “Kita akan terus bekerja sama dengan TNI dan BNN untuk memberantas narkoba di Belitung,”katanya.

Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badana Narkotika Nasional Kabupaten Belitung Teguh Junanto mengatakan, mengenai proses hukum ketiganya saat ini masih dilakukan pembinaan dan kemungkinan direhabilitasi.

Diungkapkan Teguh, BNNK melakukan tes urine di sejumlah panti pijat di jalan Teuku Umar dan Jendal Ahmad Yani, Tanjungpandan. Selain itu, tim gabungan juga melakukan tes urine terhadap 15 penyanyai di salah satu tempat karaoke di Jalan Ahmad Yani.

“Dari hasil tes urin cuma di panti pijat di Jalan Teuku Umar yang positif. Sedangkan beberapa panti pijat lain hasilnya negatif,” kata Teguh Jananto, kepada Belitong Ekspres, di Kantor BNNK Belitung, di Kawasan Kampong Parit.
Untuk mencegah narkoba masuk ke Belitung, BNNK Belitung akan terus melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba. “Kita akan terjun langsung ke masyarakat. Selain itu kita akan lakukan tes urine, untuk mengetahui pecandu narkoba di Belitung,”pungkasnya. (kin)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: